Berita, Internasional

Hanya 3% dari Al-Quran berisi perintah dan larangan; 97% mengajarkan etika, hubungan antara Tuhan dan manusia, Dan tujuan hidup

Repelita.id

06 September 2026 20:58 WIB

Hanya 3% dari Al-Quran berisi perintah dan larangan; 97% mengajarkan etika, hubungan antara Tuhan dan manusia, Dan tujuan hidup
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Prof. Dr. Jeffrey Lang dikenal sebagai matematikawan asal Amerika Serikat, profesor di University of Kansas, penulis, sekaligus salah satu tokoh mualaf yang kisahnya banyak dikenal di kalangan Muslim dunia.

Ia lahir pada 30 Januari 1954 di Bridgeport, Connecticut, dan kemudian menjalani perjalanan intelektual serta spiritual yang membawanya dari seorang ateis radikal hingga memeluk Islam.

ADVERTISEMENT

Perubahan besar dalam kehidupan Lang bermula ketika ia mengajar di University of San Francisco pada awal dekade 1980-an dan berkenalan dengan seorang mahasiswa Muslim asal Arab Saudi.

Mahasiswa tersebut kemudian memberikan kepadanya sebuah mushaf Al-Qur’an yang dilengkapi terjemahan dalam bahasa Inggris untuk dibaca dan dipelajari.

Dengan latar belakang sebagai seorang akademisi yang terbiasa berpikir secara analitis, Lang membaca Al-Qur’an dengan pendekatan kritis dan menemukan pengalaman intelektual yang berbeda dari perkiraannya.

Ia merasa seolah-olah sedang “berdialog” langsung dengan penulisnya karena sejumlah pertanyaan kritis yang selama bertahun-tahun berada dalam pikirannya justru terasa mendapat jawaban ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

Pengalaman tersebut membuat Lang semakin tertarik mendalami kandungan Al-Qur’an, terutama karena ia menilai kitab suci tersebut memiliki kedalaman argumentasi dan pesan yang kuat.

Ketertarikannya terhadap Islam akhirnya berkembang menjadi keputusan untuk memeluk Islam pada tahun 1980 dan menjadikan perjalanan keagamaannya sebagai bagian penting dalam kehidupan akademik maupun pribadinya.

Dalam pandangannya mengenai kandungan Al-Qur’an, Lang menyampaikan sebuah pembagian yang menempatkan sekitar 3 persen isinya pada aspek hukum atau aturan, sementara 97 persen lainnya berkaitan dengan bimbingan moral dan spiritual.

Perspektif tersebut tidak dimaksudkan sebagai pembagian statistik yang berdiri sendiri, melainkan sebagai cara Lang menggambarkan bahwa pesan Al-Qur’an menurut pemahamannya jauh lebih luas daripada sekadar kumpulan ketentuan hukum.

Sebagai profesor matematika, Lang menyoroti pentingnya melihat Al-Qur’an dari sisi pembentukan karakter, kesadaran manusia, hubungan dengan Tuhan, serta proses pengembangan kualitas batin.

Dalam perspektif yang dikaitkan dengan pemikirannya, bagian mengenai hukum mencakup berbagai perintah dan larangan serta ketentuan yang berhubungan dengan persoalan kehidupan, termasuk pernikahan, warisan, dan hukum pidana.

Sementara itu, porsi terbesar pesan Al-Qur’an dipandang berkaitan dengan persoalan iman, pembentukan akhlak, perkembangan spiritual, penggunaan akal, perjalanan manusia, sejarah umat terdahulu, serta pemahaman mengenai tujuan kehidupan.

Lang juga melihat adanya kecenderungan sebagian orang yang baru mengenal Islam untuk lebih dahulu memperhatikan daftar aturan seperti perintah, larangan, halal, dan haram.

Menurut perspektif tersebut, fokus yang terlalu besar terhadap aturan pada tahap awal pembelajaran dapat membuat seseorang kurang melihat kerangka moral dan spiritual yang lebih luas dari ajaran Islam.

Setelah mempelajari Al-Qur’an secara lebih menyeluruh, Lang memahami aturan-aturan tersebut sebagai bagian dari bangunan bimbingan moral yang lebih besar dan tidak berdiri secara terpisah.

Dalam kerangka pemikiran itu, pembentukan kesadaran batin dan hubungan manusia dengan Tuhan menjadi fondasi yang mendasari penerapan berbagai ketentuan dalam kehidupan sehari-hari.

Pandangan Lang mengenai Al-Qur’an kemudian menjadi bagian dari kisah perjalanan intelektual seorang akademisi yang menemukan Islam melalui proses membaca, mempertanyakan, dan menelaah secara mendalam.

Kisah tersebut juga memperlihatkan bagaimana pengalaman membaca Al-Qur’an dapat dipahami secara berbeda oleh setiap orang, termasuk melalui pendekatan rasional yang digunakan Lang berdasarkan latar belakangnya sebagai matematikawan.

Dengan demikian, pembagian 3 persen aturan dan 97 persen bimbingan moral serta spiritual merupakan perspektif yang dikaitkan dengan pemahaman Jeffrey Lang terhadap pesan utama Al-Qur’an, bukan ketetapan baku mengenai komposisi isi kitab suci.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok





View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung