Repelita [Jakarta] - Ruben Onsu mengungkapkan kesedihan mendalam atas perubahan sikap putri bungsunya, Thania, di tengah konflik yang masih bergulir dengan mantan istrinya, Sarwendah.
Presenter ini mengaku terkejut saat mendengar putrinya melontarkan istilah orang dewasa yang diduga kuat hasil pengaruh lingkungan sekitar.
ADVERTISEMENT
“Jadi kita tahu ada perubahan di dia, kelihatan dari ucapan,” tutur Ruben mengenai perilaku sang anak.
Momen menyakitkan itu terjadi ketika Ruben menyinggung kehadirannya di rumah duka mendiang ayah Sarwendah kepada putrinya.
“Iya ya, ayah datang ke tempat yeye ayah pencitraan ya,” ucap Ruben menirukan perkataan Thania yang membuatnya terdiam.
Ruben memastikan bahwa anaknya tidak memahami arti dari kata tersebut dan menyayangkan paparan pengaruh yang tidak semestinya diterima oleh seorang anak kecil.
Di tengah situasi yang memanas, Ruben menegaskan bahwa prioritas utamanya hanyalah mendapatkan hak untuk bertemu dengan kedua putrinya secara layak.
“Ini hal yang dibahasnya tentang pertemuan anak. Kalau memang mau ini bisa semuanya selesai, cuma satu doang pertanyaannya, itu doang, tentang anak, udah, tok. Jadi enggak usah melebar-lebar,” tegasnya.
Ia menepis anggapan bahwa tindakannya didasari rasa cemburu, melainkan murni keinginan sebagai ayah untuk tetap mendampingi darah dagingnya sendiri.
“Ini anak gue, itu darah daging gue, gue masih hidup,” imbuh Ruben.
Kondisi hubungan yang kian merenggang membuat pihak kuasa hukum, Minola Sebayang, kini mempertimbangkan langkah hukum serius untuk memperebutkan hak asuh anak.
Minola menyoroti adanya dugaan pengaruh buruk dari orang-orang dewasa di sekitar anak-anak yang memicu sikap kurang berempati terhadap ayahnya.
“Anak-anak ini dikelilingi oleh orang-orang dewasa yang tidak dewasa. Reaksi anaknya seperti tidak punya empati sedikitpun kepada ayahnya,” terang Minola.
Selain itu, Ruben juga menaruh keberatan terhadap pelibatan anak-anak dalam siaran langsung di media sosial hingga larut malam.
“Apakah kesibukan yang dimaksud adalah kesibukan live TikTok malam hari? Sangat disayangkan jika anak dilibatkan dalam pekerjaan seperti itu, tapi tidak diberikan kesempatan untuk bertemu ayahnya secara berkualitas,” tutur Minola.
Minola menambahkan bahwa komunikasi antara Ruben dengan anak-anaknya saat ini tergolong sangat buruk, bahkan pesan yang dikirim seringkali tidak mendapat balasan dalam waktu lama.
Ruben merasa keberadaannya tidak dihargai sebagai ayah, meski tetap konsisten menunaikan kewajiban finansial bagi pendidikan dan kebutuhan hidup anak-anaknya.
“Ini yang membuat Ruben sedih. Masa membayari biaya anak tapi merasa tidak pernah punya anak karena tidak pernah dipertemukan dan tidak diajak rundingan?” ucap Minola.
Apabila situasi tidak membaik, pihak Ruben sudah mematangkan rencana untuk menggugat hak asuh demi menjaga masa depan karakter sang buah hati. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok