Berita, Nasional

[HEBOH] Anggaran Rp5,276 M Cuma Perbaiki Jalan Rusak Blora Sepanjang 500 Meter, Singgung Perang Iran

Repelita.id

03 June 2026 21:12 WIB

[HEBOH] Anggaran Rp5,276 M Cuma Perbaiki Jalan Rusak Blora Sepanjang 500 Meter, Singgung Perang Iran
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Publik digegerkan oleh kabar penggelontoran dana sebesar Rp5,276 miliar yang dialokasikan Pemprov Jateng lewat APBD 2026 demi membenahi jalur Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora.

Namun nominal fantastis tersebut menuai sorotan tajam lantaran panjang akses berkendara yang diperbaiki diperkirakan hanya menyentuh angka 500 meter saja.

ADVERTISEMENT

Langkah taktis penambalan infrastruktur ini menyusul protes masif dari warga setempat yang nekat menanam pohon pisang di tengah jalan rusak sebagai bentuk kekecewaan.

Pihak otoritas berwenang berdalih bahwa minimnya cakupan wilayah perbaikan terjadi akibat lonjakan harga aspal yang sangat tinggi di pasar internasional.

Kenaikan biaya material krusial tersebut dipicu oleh ketegangan geopolitik dan pecahnya perang di Timur Tengah, termasuk wilayah Iran yang mengacaukan rantai pasok global.

"Namun, itu hitungan awal, nanti akan kami kaji lagi dengan menghitung secara optimal agar jalan yang bisa diaspal lebih panjang, antara 600 meter hingga 700 meter," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, Selasa (2/6/2026).

Pejabat terkait memaparkan kondisi harga komoditas pengeras jalan tersebut kini telah menembus angka di atas Rp2,1 juta untuk setiap meter kubiknya.

Akibat kendala biaya pengerjaan tersebut, manajemen proyek akhirnya memilih fokus menerapkan metode pengaspalan dua lapis ketimbang memperlebar badan jalan raya.

Di sisi lain, Henggar turut merespons gertakan dari masyarakat lokal yang mengancam bakal menggelar aksi tanam pohon pisang susulan pada Kamis (4/6) besok.

Masyarakat diimbau untuk lebih tenang dan bersabar mengingat skema pembiayaan rekonstruksi jalur transportasi publik tersebut sudah disiapkan secara legal.

Sebelumnya, penduduk Randublatung mengaku teramat kecewa sekaligus merasa direndahkan oleh respons lisan yang dilontarkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Pernyataan dari pimpinan daerah itu dituding sarat akan sikap meremehkan esensi mendesak dari program pembangunan fasilitas jalan bagi hajat hidup warga Blora.*

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung