Repelita [Yogyakarta] - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membagikan momen saat dirinya menghadiri upacara kelulusan mahasiswa tingkat sarjana dan sarjana terapan di lingkungan Universitas Gadjah Mada.
Melalui dokumentasi digital yang diunggah di akun Facebook resminya pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2026, beliau hadir dalam kapasitas struktural selaku Dewan Pakar Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada.
ADVERTISEMENT
Dalam prosesi sakral civitas akademika tersebut, sang tokoh intelektual didaulat untuk memberikan kata sambutan resmi organisasi sekaligus menyematkan atribut pin alumni kepada para wisudawan baru.
Ulasan visual mengenai jalannya acara tersebut dipublikasikan dalam bentuk puluhan jepretan foto, termasuk momen kebersamaan hangatnya dengan Rektor Kampus Biru, Profesor Ova Emilia.
Unggahan aktivitas mantan capres tersebut langsung memicu banjir interaksi di ruang digital dengan memunculkan beragam reaksi satire yang menyudutkan rekam jejak akademik mantan presiden terdahulu.
Seorang pengguna jejaring kemasyarakatan dengan nama akun Janni Qu melayangkan komentar bernada sindiran atas pilihan kampus yang lebih mengutamakan kehadiran sang mantan menteri pendidikan.
Dalam kolom ulasan, warganet tersebut menuliskan tanggapan psikologis massa secara utuh yakni "Kenapa ga mengundang yg ono yo kan lebih deket. Lah UGM malah memilih Pak Anies, oh mungkin ugm malu takut nanti di sorakin, hidup Jokowi kata pak wowo. Sehat-sehat terus ya pak Anies Baswedan keren, semoga Allah takdirkan anak saya se cerdas bpk,"
Nada gurauan serupa mengenai ketiadaan undangan resmi bagi figur ayah dari wakil presiden aktif saat ini juga disuarakan oleh pengguna internet lainnya.
Melalui akun pribadinya, warganet bernama Yasar Saryanto menyampaikan ekspresi keheranannya secara singkat dengan mengetik kalimat "Mulyono ga diundang...?? terlalu ...,"
Kritik tajam dari netizen kian menukik pada persoalan keabsahan riwayat pendidikan masa lalu dari sang mantan kepala negara di universitas negeri tertua tersebut.
Sentimen ketidakpercayaan publik itu ditutup oleh komentar dari akun Minho yang mempertanyakan kehadiran alumni fakultas kehutanan melalui cuitan "Yg alumni UGM jurusan kayu diundang ga yah, coba termul tolong jelasin,"(*)
Editor: 91224 R-ID Elok