Berita, Nasional

[HEBOH] Arief Poyuono Sebut Amien Rais Hilang Rasionalitas Hingga Sarankan Amien Rais Berobat di Rumah Sakit

Repelita.id

12 May 2026 16:49 WIB

[HEBOH] Arief Poyuono Sebut Amien Rais Hilang Rasionalitas Hingga Sarankan Amien Rais Berobat di Rumah Sakit
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang kecaman terhadap Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais semakin meluas setelah pernyataannya yang menyentil hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memicu kemarahan berbagai tokoh nasional pada tanggal 12 Mei 2026.

Tokoh buruh Arief Poyuono melontarkan tanggapan yang sangat pedas dengan menilai bahwa mantan Ketua MPR tersebut telah kehilangan nalar sehat dalam berpolitik karena lebih mengedepankan dorongan emosional dibandingkan dengan data yang akurat di lapangan.

ADVERTISEMENT

Arief menyampaikan keprihatinannya dengan menegaskan bahwa “Amien Rais tidak lagi menggunakan rasionalitas, logika, atau informasi faktual dalam mengambil keputusan politik,” sebagai bentuk kritik atas cara berkomunikasi sang tokoh Reformasi tersebut di ruang publik.

Lebih lanjut, dirinya menuding narasi yang dibangun oleh Amien Rais sangat berbahaya bagi persatuan nasional lantaran mengandung muatan kebencian yang dapat memicu perpecahan di lapisan masyarakat bawah yang mudah terprovokasi isu sensitif.

Arief menegaskan pandangannya dengan menyebutkan bahwa “Pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah bangsa,” yang menjadi peringatan keras bagi para pengikut politik senior dari Yogyakarta tersebut.

Saking geramnya, tokoh buruh tersebut bahkan memberikan saran medis yang provokatif agar Amien Rais segera mendapatkan perawatan ahli agar tidak terus-menerus mengeluarkan pernyataan yang dianggap mencoreng martabat bangsa Indonesia secara luas.

Ia secara terbuka menyampaikan usulan dengan berujar “Segera kita bawa tokoh Reformasi ’98 Amien Rais ke rumah sakit yang terdekat dengan rumah tinggalnya, jangan sampai memalukan bangsa Indonesia. Biar bagaimanapun Amien Rais mantan Ketua MPR RI,” sebagai penutup kritiknya.

Senada dengan Arief, Ketua Umum GRIB Jaya Hercules juga mengecam keras ucapan Amien Rais yang dianggap menyebarkan fitnah keji mengenai orientasi seksual kepala negara melalui istilah hubungan yang tidak wajar dengan ajudan pribadinya tersebut.

Hercules menyampaikan keberatannya saat ditemui pada 10 Mei 2026 dengan menyatakan “Pak Amien Rais itu kita sangat menghormati. Tapi mungkin karena usia sudah sepuh, jadi mengeluarkan kata-kata yang seolah-olah Bapak Presiden itu homo dengan seskab-nya,” di depan ribuan pengikutnya.

Sementara itu, Islah Bahrawi dari Nahdlatul Ulama mengingatkan bahwa meskipun pernyataan tersebut sangat menyinggung, proses hukum pencemaran nama baik hanya bisa berjalan jika pihak yang menjadi sasaran langsung yakni Teddy Indra Wijaya melapor secara mandiri.

Islah memberikan penjelasan mengenai prosedur hukum yang berlaku dengan menegaskan bahwa “Harus Teddy langsung yang melaporkan. Aturannya begitu,” serta menambahkan bahwa pembuktian atas tudingan tersebut nantinya akan menjadi beban berat bagi pihak pelapor maupun terlapor.

Polemik ini bermula dari unggahan video YouTube bertajuk Jauhkan Istana Dari Skandal Moral yang kini telah menghilang, di mana Amien Rais mendesak agar Teddy dipecat dengan kata-kata "Prabowo dan Teddy sudah offside. Prabowo agar secara kesatria melepaskan diri dari lendotannya Teddy," yang dinilai sangat kasar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung