Repelita Jakarta - Adu argumen yang cukup sengit antar pengguna media sosial kembali memanaskan linimasa platform X pasca adanya putusan krusial terkait kepemimpinan nasional.
Ketegangan bermula dari silang pendapat mengenai keabsahan dokumen administrasi milik seorang pejabat tinggi negara yang baru saja disidangkan.
ADVERTISEMENT
Respons tajam tersebut secara terbuka mulai dibagikan ke ruang publik pada tanggal 7 Oktober 2026.
Melalui sebuah unggahan kutipan, salah satu netizen melontarkan kalimat cercaan yang ditujukan langsung kepada perwakilan partai politik.
Pernyataan dari akun @bachrum_achmadi tersebut berbunyi, "Teruslah jd badut, krn kau sngt layak mendptkannya Uki! 🤣🤣🤣"
Cuitan ketus itu muncul untuk membalas pembelaan hukum yang sebelumnya telah disampaikan oleh politisi Partai Solidaritas Indonesia.
Politisi tersebut melalui akun @Uki23 bersikeras mempertahankan argumennya dengan menuliskan pernyataan resmi.
Pernyataan pembelaan itu berbunyi, "Suket penyetaraannya sah secara hukum. PKPU no 18 juga sampai hari ini sah secara hukum. Gak ada yang batal, kecuali niat jahat yang mau mendzolimi mas Gibran. 😄"
Perdebatan ini kian meruncing lantaran turut menyeret potongan komentar dari pengguna lain yang ikut menyuarakan sentimen negatif.
Sentimen bernada miring dari akun @tigadewamania tertulis jelas dengan bunyi, "WAPRES SUKET BODONG"
Dinamika komentar publik di jagat maya ini disinyalir merupakan imbas langsung dari buntut panjang pembacaan hasil sidang di Mahkamah Konstitusi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Teruslah jd badut, krn kau sngt layak mendptkannya Uki! 🤣🤣🤣
— SiraitBatakDusun™️ (@bachrum_achmadi) October 7, 2026