Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Bachrum Achmadi Sebut Tiga Lembaga Negara Dungu Jika Tetap Membiarkan Gibran Menjadi Wakil Presiden

Repelita.id

07 October 2026 15:17 WIB

[HEBOH] Bachrum Achmadi Sebut Tiga Lembaga Negara Dungu Jika Tetap Membiarkan Gibran Menjadi Wakil Presiden
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang desakan publik yang menuntut mundurnya posisi wakil presiden pasca putusan sengketa hukum di Mahkamah Konstitusi kian bergulir kencang.

Reaksi keras tersebut disuarakan secara terbuka oleh seorang pengamat melalui sebuah tulisan terbarunya di platform media sosial X.

ADVERTISEMENT

Opini tajam yang menyita perhatian ribuan netizen tersebut resmi dibagikan pada tanggal 7 Oktober 2026.

Melalui akun pribadinya, ia melontarkan kritik habis-habisan terhadap tiga lembaga tinggi negara karena dinilai membiarkan pelanggaran administrasi.

Pernyataan tersebut berbunyi, "Eksekutif, Legislatif & Yudikatif bodoh or dungu jk msh membiarkan Gibran sbg wakil presiden. Gibran berbohong, cacat secara persyaratan & anak haram konstitusi, Gibran hrs mundur atau dimundurkan. Sepakat sodara2! 🔥🔥🔥"

Cuitan dari akun @bachrum_achmadi ini langsung memicu rentetan dukungan dari warganet yang juga menyuarakan kegelisahan serupa.

Hal tersebut terlihat dari tanggapan akun @Hendra637994 yang ikut menuliskan komentar, "Prabowo punya wapres cacat konstitusi dan negara punya wapres hasil tifutifu aturan"

Sentimen negatif mengenai keabsahan dokumen kelulusan ini kian meruncing seiring ramainya perbincangan mengenai latar belakang pendidikan sang pejabat publik.

Kekecewaan masyarakat pun turut dituangkan secara gamblang oleh opini dari pengguna akun @FaArriza yang menyampaikan kalimat singkat.

Kutipan komentar tersebut bertuliskan secara utuh tanpa ada perubahan, "Sebaiknya tau diri mundur, daripada di lengserkan."

Keresahan publik ini memuncak setelah sidang Mahkamah Konstitusi pada Selasa malam memutuskan tidak menerima permohonan sengketa syarat pencalonan tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung