Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Ikan Dibiarkan 12 Jam Tanpa Freezer 353 Siswa Karo Keracunan MBG Kepala BGN Sebut Pengelola Teledor

Repelita.id

17 August 2026 23:14 WIB

[HEBOH] Ikan Dibiarkan 12 Jam Tanpa Freezer 353 Siswa Karo Keracunan MBG Kepala BGN Sebut Pengelola Teledor
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Dugaan kelalaian pengolahan bahan baku makanan mencuat sebagai penyebab utama insiden keracunan massal yang menimpa 353 murid di Kabupaten Karo Sumatera Utara usai mengonsumsi sajian program Makan Bergizi Gratis.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono membeberkan temuan awal yang menunjukkan ratusan ekor pasokan ikan tidak dimasukkan ke dalam mesin pendingin.

ADVERTISEMENT

Bahan pangan berupa ikan segar tersebut justru dibiarkan berada di luar fasilitas pendingin pada suhu ruangan selama belasan jam sebelum dimasak.

Sudaryono menilai tindakan mengabaikan prosedur penyimpanan bahan baku basah seperti ikan merupakan bentuk kecerobohan fatal yang memicu risiko racun bagi tubuh.

“Kelalaian itu ada di pengelolaan. Bahan baku ikan itu sebagian besar dimasukkan ke freezer, tapi ada sekitar 200-300 ekor ikan tidak masuk freezer, itu di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 jam,” kata Sudaryono.

Ia menekankan bahwa segala bentuk keteledoran di area dapur penyedia layanan MBG tidak dapat ditoleransi karena mengancam keselamatan para siswa.

“Ikan basah ditaruh di suhu ruangan itu suatu kebodohan menurut saya, kelalaian ya. Khilafnya itu menyangkut nyawa seseorang. Dapur itu tidak boleh ada kelalaian,” tegasnya.

Peristiwa ini mendapat perhatian luas publik mengingat program penyediaan gizi sekolah diwajibkan memenuhi standar kelayakan serta kebersihan pangan secara ketat.

Di sisi lain penanganan medis terhadap para korban menunjukkan perkembangan medis yang positif setelah mendapat perawatan intensif dari tim dokter.

Salah satu murid yang sempat dirawat di ruang perawatan intensif RS Haji Medan kini dilaporkan mulai stabil.

“Saya sudah lihat kondisinya, sudah hari ketiga di ICU anak. Kondisi yang kami terima menurut laporan dokter yang merawatnya, kondisinya sudah berangsur membaik. Sudah lebih baik, tapi masih di ICU,” ujar Sudaryono.

Pihak BGN berharap kesehatan korban segera pulih sepenuhnya hingga dapat dipindahkan ke ruang rawat inap umum. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung