Repelita Jakarta - Pengamat politik Said Didu membongkar konstelasi kekuasaan serta hambatan politik dalam upaya membersihkan lingkaran pemerintahan dari pengaruh rezim sebelumnya.
Pernyataan tajam tersebut disampaikan Said Didu dalam wawancara di kanal YouTube Polemik Politik yang tayang pada Selasa 14 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
Said Didu menyoroti figur-figur kuat di lingkaran kekuasaan yang dinilai paling sulit dilumpuhkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam masa pemerintahannya.
"Apakah kita bisa percaya bahwa Bahlil bisa menertibkan tambang sementara pada saat di Jokowi dia diberikan kekuasaan membagi-bagi tambang," ujar Said Didu.
Selain itu, ia juga mengungkapkan adanya tekanan beruntun yang dialami kepala negara dalam menyikapi tarikan kepentingan kelompok oligarki.
"Saya mendapat informasi ada ancaman empat lima ancaman ke Prabowo kalau dia tidak diikuti," ungkap Said Didu.
Tekanan politik tersebut berkaitan erat dengan upaya mempertahankan program-program serta komposisi pejabat pimpinan lembaga peninggalan masa lalu.
Kendati demikian, Said Didu meyakini bahwa Presiden Prabowo memiliki strategi matang untuk menghadapi berbagai bentuk intervensi tersebut.
"Jangan kita ajari Prabowo bagaimana melawan Jokowi karena dia sudah berkali-kali dikhianati dan permainannya sudah sering tahu," pungkas Said Didu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok