Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Seruan Waspada Isu Bisnis Asal Israel Masuk Mentawai Gegerkan Warga Sumatera Barat

Repelita.id

25 August 2026 00:06 WIB

[HEBOH] Seruan Waspada Isu Bisnis Asal Israel Masuk Mentawai Gegerkan Warga Sumatera Barat
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Peringatan kewaspadaan mengenai potensi masuknya unit usaha terafiliasi asing di kawasan kepulauan Sumatera Barat kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.

Melalui unggahan di media sosial Threads, akun @yapology__ menyampaikan imbauan terbuka kepada masyarakat setempat pada 24 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

"Dear WARGA SUMATRA BARAT, ISRAEL MECOBA MASUK KE WILAYAH KALIAN DG MEMBUKA BISNIS2 DI MENTAWAI. SUMATRA BARAT SALAH SATU PROVINSI PALING RELIGIUS DI INDO, DAN MEREKA AKAN MENGHANCURKAN TATANAN ADAT DAN AGAMA KALIAN DARI DALAM! Hati2!" tulis akun @yapology__.

Pesan peringatan terkait ekspansi bisnis di Mentawai tersebut langsung memicu kegeraman di kolom komentar.

"Bodohnya orang yg mau bekerjasama dengan yahudi israel.. Apa gak tau kalau bangsa insrael itu gak punya belas kasih dan bisa saja suatu saat akan membu*nuh kalian semua" tulis akun @khameni777.

Tudingan mengenai adanya keterlibatan pihak berwenang turut dilontarkan oleh warganet.

"Sudah jelas ada oknum pemerintahan yg memfasilitasi" tulis akun @jabartoys.

Beberapa pengguna media sosial bahkan mengaitkan isu ini dengan insiden kemalangan yang terjadi di wilayah tersebut.

"Pantes udah 2x kejadian rumah ada kebakaran ga jelas" tulis akun @fshsari.

Peringatan serupa terkait ancaman tindak perusakan juga diungkapkan oleh netizen lain.

"pas diusik dan disuruh out, harus waspada suka dibakar" tulis akun @laki.luki25.

Kritik tajam terhadap jajaran kepemimpinan politik turut dilayangkan di kolom balasan.

"Yah mau bagaimana lagi Presiden lu Zionist 🤌" tulis akun @skid_cybersec.

Penolakan atas kehadiran pihak asing di tanah religius juga ditegaskan oleh warga net.

"Tanah bertauhid mau diinjak injak sama Zionis" tulis akun @abdullahalandunisi.

Sengketa pandangan mengenai konsep keagamaan menjadi penutup dari deretan tanggapan publik.

"Tidak ada kata Tauhid di Quran 🤣" tulis akun @brandaonkl.

Hingga kini belum ada keterangan ataupun penjelas resmi dari pemerintah daerah setempat terkait kebenaran isu ekspansi bisnis tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung