Berita, Nasional

[HEBOH] Sudaryono benarkan BGN pindah kantor ke Grha Merah Putih yang foto-foto gedungnya viral

Repelita.id

04 September 2026 20:24 WIB

[HEBOH] Sudaryono benarkan BGN pindah kantor ke Grha Merah Putih yang foto-foto gedungnya viral
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono membeberkan rencana perpindahan markas utama lembaga yang dipimpinnya.

Lokasi anyar tersebut menempati Gedung Grha Merah Putih di kawasan Kuningan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kantor pusat instansi tersebut beroperasi di bilangan Jalan Kebon Sirih Nomor Satu, Menteng, Jakarta Pusat.

Gedung baru pilihan tersebut mulanya berfungsi sebagai fasilitas perkantoran milik perusahaan telekomunikasi pelat merah Telkom Indonesia.

Langkah hijrah markas ini dipaparkan langsung oleh Sudaryono dalam agenda Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat.

Forum resmi kenegaraan tersebut dipantau secara virtual dari ibu kota pada hari Kamis tanggal 3 September tahun 2026.

Pihaknya mengaku sedang mematangkan koordinasi intensif bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara.

Seluruh rangkaian proses perpindahan fisik tersebut ditargetkan dapat terealisasikan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan.

Selain urusan fasilitas kantor, institusi tersebut terus menggenjot efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh.

Pengawasan ketat senantiasa dilakukan guna membenahi tata kelola demi menyukseskan program prioritas nasional di bidang kesehatan tersebut.

Proyeksi alokasi anggaran tahun 2027 dipersiapkan secara matang untuk menjangkau target sasaran hingga 72,4 juta jiwa penerima manfaat.

Kelompok sasaran prioritas itu mencakup anak usia sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas.

Sasaran strategis berikutnya ditujukan bagi kelompok ibu hamil, ibu yang sedang menyusui, serta anak berusia di bawah lima tahun.

Landasan hukum pendanaan tersebut mengacu pada surat bersama pagu indikatif Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

Dokumen resmi bernomor S-228/MK.03/2026 serta B-385/D.9/PP.04.03/05/2026 tersebut ditetapkan secara resmi pada tanggal 7 Mei tahun 2026.

Berdasarkan regulasi itu, total pagu anggaran tahun 2027 yang dikelola instansi tersebut mencapai angka fantastis yakni Rp240,2 triliun.

Komposisi pembiayaan tersebut terbagi menjadi alokasi program pemenuhan gizi nasional sebesar Rp232,8 triliun atau setara dengan 96,95 persen.

Sisa anggaran sebesar Rp7,32 triliun atau sekitar 3,05 persen dialokasikan khusus untuk menunjang kebutuhan manajemen operasional lembaga.

Pihak pimpinan instansi bersama jajaran internal berkomitmen bekerja keras mengoptimalkan dukungan moral dari parlemen demi mencapai target optimal.

Rincian alokasi dana program tahun 2027 mencakup pos penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah sebesar Rp198,9 miliar.

Sementara itu, porsi anggaran yang dialokasikan khusus untuk kelompok sasaran ibu hamil, menyusui, dan balita ditetapkan sebesar Rp33,5 triliun.

Jumlah penerima manfaat dari kalangan pelajar sekolah ditargetkan mampu menyentuh angka 60,5 juta anak di seluruh penjuru nusantara.

Adapun kuota penerima untuk kelompok ibu hamil, menyusui, serta balita dipatok pada angka 11,8 juta jiwa pada tahun anggaran mendatang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung