Repelita Jakarta - Rekaman video arsip pidato lawas seorang tokoh nasional kembali beredar luas dan memicu gelombang perdebatan sengit di tengah arus perbincangan warganet dunia maya.
Tayangan ulang yang diunggah melalui akun media sosial @pesona_nusantarakita
ADVERTISEMENT
pada 1 jam yang lalu tersebut menampilkan kembali momen pernyataan kontroversial dari masa lalu.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, figur yang bersangkutan pernah menegaskan keyakinannya untuk membawa perubahan besar serta menyatakan kesiapan dirinya untuk menerima sanksi moral terberat dari masyarakat.
Pernyataan lawas yang disampaikan dalam acara Temu Kader Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor pada 31 Oktober 2010 tersebut berisi sumpah kesediaan untuk dikutuk apabila terbukti berbohong.
Kemunculan kembali arsip pidato bernada sumpah setia kepada rakyat itu sontak mengundang beragam reaksi sinis serta komentar tajam dari para pengguna platform digital di kolom balasan.
Gelombang kekecewaan publik terlihat jelas dari banyaknya tanggapan bernada miring yang menyoroti kesenjangan antara janji masa lalu dengan realitas situasi politik yang dirasakan saat ini.
Salah satu komentar pedas dilontarkan oleh akun @anton_wijaya1571
pada 1 jam yang lalu yang menuliskan sindiran keras tanpa filter.
Tanggapan dari akun tersebut diunggah secara apa adanya tanpa perubahan berbunyi Kok jadi eneg ya.. mau muntah.. jadinya... padahal sy ngak ada sakit mag loh...🤑.
Tidak ketinggalan, respons serupa yang mengekspresikan ketidaksukaan mendalam juga disampaikan oleh akun @hoieger
melalui kolom komentar pada 52m yang lalu.
Komentar bernada kritik tajam dari akun tersebut dituliskan secara lugas berbunyi prabowo waktu itu 2010 gak ada subianto sebelum debat dengan subianto maka prabowo subianto sekarang pidato penuh blunder ketololan..
Rangkaian diskusi daring yang dipenuhi ekspresi kekecewaan warga ini menunjukkan betapa rekam jejak digital pidato para tokoh publik senantiasa menjadi bahan pengawasan ketat masyarakat luas.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads