Berita, Nasional

Hermawan Sulistyo Curigai Intimidasi Polisi di Kasus Kematian Sutrimo

Repelita.id

02 August 2026 18:08 WIB

Hermawan Sulistyo Curigai Intimidasi Polisi di Kasus Kematian Sutrimo
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Guru Besar Universitas Bhayangkara Jakarta yang juga Penasihat Ahli Kapolri Prof Hermawan Sulistyo mencurigai adanya kemungkinan intimidasi terhadap polisi dalam kasus kematian Sutrimo.

Sutrimo merupakan Kepala Rumah Tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.

ADVERTISEMENT

Sutrimo ditemukan tewas di depan klinik kecantikan terbengkalai di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis 23 Juli 2026.

Lokasi penemuan jasad hanya berjarak sekitar 450 meter dari kediaman Febrie.

Kecurigaan Hermawan muncul karena polisi diketahui tidak mengajukan permintaan visum terhadap Sutrimo untuk mengetahui penyebab kematian.

"Seharusnya pada saat mati itu dokter tidak merilis dulu. Polisi segera melayangkan SPV (surat permintaan visum) supaya bisa segera dilakukan visum oleh dokter forensik," katanya.

"Ini polisi tidak melakukan itu (visum) sehingga kalau tidak ditemukan alat bukti yang lain dari segi fakta fisik, medis, itu sudah sulit," imbuhnya.

Atas dasar itu Hermawan menaruh curiga adanya kemungkinan intimidasi terhadap polisi oleh pihak terkait.

Menurutnya Sutrimo bisa saja menjadi saksi utama dalam kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat Febrie.

"Saya curiga (polisi) ditekan-tekan sama jin dan setan itu kan. Iya, sangat bisa (Sutrimo menjadi saksi utama)," ungkapnya.

Hermawan Sulistyo lahir di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada 4 Juli 1957.

Pria yang akrab disapa Prof Kikiek ini dikenal sebagai akademisi dan pengamat di bidang keamanan, politik, serta terorisme.

Ia memperoleh gelar Masters dalam bidang sejarah dari Ohio University-Athens di Amerika Serikat.

Gelar Doktor diperolehnya dari State University-Tempe.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung