Berita, Nasional

Hersubeno Arief Ingatkan Kabinet Prabowo Jangan Antikritik Hadapi Sorotan Media Asing Soal Ekonomi

Repelita.id

17 May 2026 13:20 WIB

Hersubeno Arief Ingatkan Kabinet Prabowo Jangan Antikritik Hadapi Sorotan Media Asing Soal Ekonomi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pengamat sekaligus jurnalis senior Hersubeno Arief memberikan catatan kritis terhadap ulasan media asing asal Inggris yang menyoroti arah kebijakan ekonomi dan politik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Hersubeno menegaskan bahwa analisis tajam dari lembaga pers internasional tersebut seyogianya tidak direspons secara reaktif atau dianggap sebagai wujud sinisme politik belaka.

ADVERTISEMENT

Kritik eksternal ini harus dipandang sebagai sebuah peringatan dini yang membangun agar pemerintah tidak salah langkah dalam mengambil kebijakan strategis yang berdampak luas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa sebelumnya sempat melontarkan pembelaan keras dan mengkritik balik analisis yang dikeluarkan oleh media asing tersebut terkait pemindahan alokasi dana darurat pada Desember 2025.

Purbaya Yudi Sadewa menyatakan, "Saya salah." Gue bilang "Dasar majalah bego." Oh iya dong "dia punya ekonomnya." Dia punya ekonomnya harusnya ternyata emang dugaan saya betul dia enggak sepintar saya.

Menanggapi sikap konfrontatif tersebut, Hersubeno Arief mengimbau jajaran kabinet khususnya menteri keuangan agar tidak bersikap antikritik atau terlalu sensitif dalam menghadapi sorotan dunia internasional.

Gaya komunikasi yang cenderung meremehkan lembaga keuangan global dinilai kurang bijaksana mengingat Indonesia berada dalam ekosistem global yang saling terkoneksi.

Respons emosional dari pejabat publik justru dapat memperburuk sentimen pasar dan menurunkan tingkat kepercayaan para investor asing yang menjadi pilar penting stabilitas ekonomi.

Hersubeno juga mengibaratkan Republik Indonesia sebagai sebuah kapal penumpangnya yang besar di mana seluruh elemen bangsa berada di dalam manifes yang sama.

Jika nakhoda dan awak kapal salah dalam mengantisipasi badai atau mengabaikan peringatan dari luar, maka seluruh penumpang akan ikut menanggung konsekuensi buruknya.

Oleh karena itu, penyampaian kritik dari masyarakat maupun media harus dimaknai sebagai bentuk kepedulian bersama agar jalannya pemerintahan tetap berada di jalur yang aman dan tidak tenggelam dalam krisis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung