Berita, Nasional

Heru Subagia: Ahmad Khozinudin Benar, Roy Suryo dan Tifa Kini Fokus Selamatkan Diri

Repelita.id

18 July 2026 20:33 WIB

Heru Subagia: Ahmad Khozinudin Benar, Roy Suryo dan Tifa Kini Fokus Selamatkan Diri
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, menyatakan dukungannya terhadap analisis hukum yang dilontarkan Ahmad Khozinudin terkait arah gerakan Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyasumma.

Heru menilai terdapat pergeseran orientasi dalam langkah hukum yang dilakukan kedua tokoh tersebut dalam merespons polemik ijazah Presiden ke-7 Jokowi.

ADVERTISEMENT

Menurut Heru, perjuangan yang dulunya digadang-gadang untuk membuktikan keaslian ijazah, kini tampak lebih fokus sebagai upaya perlindungan diri dari konsekuensi hukum.

Heru mengaku sempat menjadi saksi dalam sebuah agenda di Jakarta yang mempertemukan para tokoh tersebut bersama Ahmad Khozinudin selaku kuasa hukum saat itu.

"Saya termasuk jadi saksi ketika Roy Suryo, Tifa dan Rismon dibawa oleh Ahmad Khozinudin di mana acara tersebut terjadi di Jakarta di Tugu Perjuangan. Di situ dihadiri oleh tokoh-tokoh yang notabenenya mantan jenderal dan hadir juga Kang Rizal Fadillah," ujar Heru, Jumat (17/7/2026).

Ia mengaku sependapat dengan kritik Ahmad Khozinudin yang menyebut Roy Suryo dan Tifauzia telah meninggalkan substansi perjuangan awal mereka.

"Saya justru sependapat dengan Ahmad Khozinudin yang mengatakan bahwa Roy Suryo dan Tifa tidak lagi berfikir tentang bagaimana kebutuhan dan juga urgensinya serta keterlibatan Roy Suryo dan Tifa selama ini didampingi oleh rekan-rekan, seperti Ahmad Khozinudin dan juga tokoh-tokoh Islam lainnya," ucap Heru.

Lebih lanjut, Heru menyoroti langkah praperadilan berulang kali yang dilakukan pihak Roy Suryo sebagai upaya yang dipertanyakan urgensinya.

"Melakukan praperadilan berulang-ulang hingga ketiga kalinya, menurut saya adalah bagaimana sesungguhnya Roy Suryo bukan mencapai sebuah kesepakatan dan ending terhadap penyajian dan juga peran bahkan juga pembuktian secara mati-matian di persidangan untuk membuktikan ijazah Jokowi asli atau tidak," bebernya.

Ia menduga langkah tersebut bukan untuk membuktikan kebenaran substansi ijazah, melainkan hanya untuk kepentingan pragmatis guna terlepas dari jeratan hukum yang dihadapi.

"Tetapi praperadilan bertubi-tubi ini, justru betul Ahmad Khozinudin menegaskan kembali hanya untuk sebatas kepentingan pribadi," tegasnya.

Heru juga menyinggung adanya asumsi skenario damai yang mungkin dirancang untuk mengakhiri polemik ini tanpa harus melalui proses pembuktian di pengadilan.

"Dan tentunya ditambahkan juga ada asumsi-asumsi yang meyakini bahwa sesungguhnya Roy Suryo dan juga Refly Harun mengajak skenario ijazah Jokowi ini berujung damai," imbuhnya.

Ia berharap proses hukum yang berjalan ke depannya dapat segera menemui titik terang agar tidak lagi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung