Repelita Jakarta - Jagat media sosial kembali diramaikan oleh narasi sensasional yang menyeret nama Indonesia ke pusaran konflik Timur Tengah.
Kali ini, beredar klaim liar tentang dua orang bersaudara yang disebut-sebut sebagai warga negara Indonesia yang bergabung dengan tentara Israel.
ADVERTISEMENT
Dua nama yang ramai menjadi perbincangan hangat di berbagai platform adalah Gary Lalhruaikima Zolat dan Emmanuel Zolat.
Dalam sejumlah unggahan yang tersebar luas, keduanya bahkan dikabarkan telah tewas di medan perang di Gaza dan Lebanon.
Namun setelah dilakukan penelusuran secara mendalam, cerita yang telanjur viral dan memicu emosi publik itu ternyata tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Berdasarkan verifikasi dari berbagai sumber, Gary dan Emmanuel sama sekali bukan warga negara Indonesia.
Keduanya diketahui berasal dari wilayah Mizoram, sebuah negara bagian yang terletak di timur laut India.
Informasi ini sejalan dengan sejumlah laporan media internasional yang menyebut Gary sebagai bagian dari komunitas Yahudi India, bukan diaspora Indonesia.
Keluarga mereka adalah bagian dari komunitas Bnei Menashe, yang diakui memiliki garis keturunan dari salah satu suku terhilang Israel.
Mereka kemudian bermigrasi ke Israel pada tahun 2006 melalui program Aliyah atau hak kembali bagi keturunan Yahudi di diaspora.
Dengan demikian, klaim yang menyebut keduanya sebagai putra asli Indonesia atau warga negara Indonesia dipastikan keliru total.
Nama Gary sendiri memang tercatat sebagai bagian dari Pasukan Pertahanan Israel atau IDF.
Ia disebut bertugas di unit Kfir Brigade dan gugur dalam pertempuran di wilayah Jabalia, Jalur Gaza pada 11 November 2024.
Fakta inilah yang kemudian diduga dipotong dan dipelintir oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Mereka mengambil informasi parsial tentang kematian Gary lalu menambahkan narasi palsu seolah-olah sosok tersebut berasal dari Indonesia.
Sementara itu, nama Emmanuel Zolat ikut diseret dalam pusaran narasi hoaks yang sama.
Ia disebut telah menyusul kakaknya bergabung menjadi tentara Israel dan bahkan dikabarkan meninggal dunia di Lebanon.
Namun hingga saat ini, tidak ada satu pun bukti resmi atau konfirmasi dari otoritas maupun media kredibel yang mendukung klaim kematian Emmanuel.
Artinya, kabar tentang tewasnya Emmanuel di Lebanon masih belum terbukti kebenarannya dan patut diragukan.
Kasus ini menjadi contoh sempurna tentang bagaimana distorsi informasi terjadi di era digital.
Informasi yang benar dicampur aduk dengan klaim tak berdasar sehingga membentuk cerita baru yang sangat menyesatkan.
Polah semacam ini kerap muncul dalam isu-isu geopolitik yang sensitif karena mudah memancing emosi dan amarah publik.
Masyarakat kembali diingatkan bahwa setiap informasi viral di media sosial perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum dibagikan ulang.
Ruang digital memungkinkan siapa pun menyebarkan narasi yang tampak meyakinkan, namun seringkali konteks penting justru dihilangkan.
Kesimpulan akhir dari penelusuran ini sangat jelas dan tidak bisa ditawar-tawar.
Klaim yang menyebut ada kakak beradik asal Indonesia yang bergabung menjadi tentara Israel adalah tidak benar alias hoaks.
Gary dan Emmanuel Zolat berasal dari Mizoram, India Timur, dan merupakan bagian dari komunitas Bnei Menashe yang bermigrasi ke Israel secara legal.
Fakta yang ada menunjukkan bahwa narasi yang beredar telah dibesar-besarkan tanpa dasar valid yang dapat dipertanggungjawabkan.(*)![Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah? [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/28/92557-cek-fakta-wni-gabung-idf.jpg)

Editor: 91224 R-ID Elok