Berita, Internasional

Inggris Usir Diplomat Rusia, Ketegangan London–Moskow Kian Memanas Akibat Aksi Balasan Spionase

Repelita.id

03 May 2026 20:17 WIB

Inggris Usir Diplomat Rusia, Ketegangan London–Moskow Kian Memanas Akibat Aksi Balasan Spionase
Foto: Istimewa

Repelita London - Pemerintah Inggris secara resmi mengambil langkah tegas dengan mengusir seorang diplomat Rusia dari wilayahnya pada hari Rabu (29/4/2026) sebagai bentuk aksi balasan atas tindakan serupa yang sebelumnya dilakukan oleh Moskow terhadap perwakilan diplomatik Inggris .

Sebelum keputusan pengusiran ini diumumkan ke publik, Kementerian Luar Negeri Inggris terlebih dahulu memanggil Duta Besar Rusia yang bertugas di London, Andrey Kelin, untuk memberikan penjelasan secara langsung dan menghindari potensi kesalahpahaman di antara kedua negara .

ADVERTISEMENT

“Kami telah memanggil Duta Besar Rusia untuk mengumumkan bahwa kami mengambil tindakan balasan, yaitu mencabut akreditasi seorang diplomat Rusia,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dirilis oleh Kemlu Inggris pada Rabu tanggal 29 April 2026 .

Insiden diplomatik ini bermula ketika Rusia pada bulan lalu mengusir seorang diplomat berkebangsaan Inggris yang bertugas di Kedutaan Besar Inggris di Moskow atas tuduhan keras melakukan aksi spionase terhadap kepentingan nasional Rusia .

Badan Keamanan Federal Rusia atau FSB mengungkapkan bahwa diplomat yang diusir tersebut menjabat sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar Inggris dan kedapatan sedang berupaya mencuri informasi rahasia yang berkaitan dengan situasi perekonomian Rusia saat menghadiri sebuah pertemuan resmi .

Tidak hanya dituduh melakukan spionase, diplomat Inggris tersebut juga disebut menggunakan identitas palsu selama masa penugasannya di Moskow, suatu tindakan yang oleh FSB dinilai sama sekali tidak pantas dilakukan oleh seorang diplomat yang tengah menjalankan tugas di negara asing .

Aksi spionase yang terungkap ini kemudian mendapatkan kecaman keras langsung dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak akan pernah ditoleransi oleh pemerintahnya .

Menanggapi tuduhan tersebut dan tindakan pengusiran yang dilakukan oleh Rusia, pemerintah Inggris menyatakan ketidakterimaannya secara terbuka dengan menyebut bahwa klaim Moskow sama sekali tidak berdasar dan bermuatan fitnah yang keji .

“Kami mengutuk keras keputusan Rusia yang tidak beralasan bulan lalu untuk mengusir diplomat Inggris lainnya karena kampanye fitnah publik jahat yang menyertainya. Perilaku ini sama sekali tidak dapat diterima dan kami tidak akan mentolerir pelecehan atau intimidasi terhadap staf diplomatik kami,” tegas pernyataan resmi Kemlu Inggris pada akhir Maret 2026 lalu .

Dalam pernyataan yang sama, Inggris juga memperingatkan bahwa tindakan Rusia yang berulang kali tanpa provokasi dan tanpa dasar ini dirancang khusus untuk mengganggu kerja sama diplomatik serta menjadi bagian dari kampanye perilaku agresif yang lebih luas terhadap Inggris .

“Tindakan Rusia yang berulang kali, tanpa provokasi dan tanpa dasar, dirancang untuk mengganggu kerja sama diplomatik kita dan merupakan bagian dari kampanye perilaku agresif yang lebih luas terhadap Inggris. Setiap tindakan lebih lanjut oleh Rusia akan dianggap sebagai eskalasi dan akan ditanggapi dengan tegas dan proporsional,” lanjut pernyataan tersebut .

Para pengamat hubungan internasional memperingatkan bahwa aksi saling mengusir diplomat antara London dan Moskow ini akan semakin memanaskan hubungan kedua negara serta menghambat jalur komunikasi dan kerja sama bilateral yang sudah ada .

Sebelum insiden ini terjadi, hubungan Inggris dengan Rusia memang sudah berada dalam kondisi tegang akibat sikap London yang secara konsisten mengecam keras invasi militer Rusia ke Ukraina serta bergabung dengan negara-negara NATO lainnya dalam menjatuhkan sanksi ekonomi yang melumpuhkan terhadap Moskow .

Ketegangan yang terus meningkat ini dinilai para analis akan berdampak signifikan terhadap upaya-upaya diplomasi di masa mendatang, terutama jika kedua negara terus saling melakukan tindakan balasan tanpa mekanisme penyelesaian yang konstruktif .*

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung