Berita, Timur Tengah

Iran Bongkar Sikap Delegasi AS di Islamabad: Sengaja Cari Celah Keluar dari Negosiasi

Repelita.id

12 April 2026 21:54 WIB

Iran Bongkar Sikap Delegasi AS di Islamabad: Sengaja Cari Celah Keluar dari Negosiasi
Foto: Istimewa

Repelita Islamabad - Iran membongkar sikap delegasi Amerika Serikat dalam perundingan terbaru di Islamabad dengan menilai bahwa Washington sengaja mencari celah keluar dari proses negosiasi alih-alih mengupayakan kesepakatan bersama.

Sumber internal delegasi Iran mengungkapkan bahwa sikap AS yang kerap berubah-ubah dan tidak konsisten terhadap komitmen sebelumnya menjadi indikasi kuat adanya upaya untuk menghindari dialog yang konstruktif.

ADVERTISEMENT

“Bola kini berada di tangan Washington,” demikian pernyataan sumber internal delegasi Iran yang menandakan tekanan diplomatik kini berbalik arah.

Teheran menilai proposal yang diajukan Amerika Serikat tidak realistis dan jauh dari kerangka kesepakatan yang dapat diterima bersama oleh kedua belah pihak.

Pertemuan yang dimediasi di Islamabad itu berakhir tanpa kesepakatan konkret, bahkan Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan meninggalkan lokasi setelah negosiasi menemui kebuntuan.

Dari sudut pandang Iran, perundingan kali ini justru memperlihatkan kecenderungan AS untuk mencari celah keluar dari proses dialog alih-alih mengunci komitmen bersama.

Bagi Teheran, rekam jejak Washington yang buruk menjadi batu sandungan utama dalam membangun kepercayaan di meja diplomasi.

Washington sempat menyebut proposal yang diajukan sebagai penawaran terakhir dan terbaik bagi Iran.

Namun bagi Teheran, label itu tidak cukup untuk menutupi substansi tuntutan yang dianggap terlalu jauh dan tidak seimbang.

Presiden AS Donald Trump tetap mengklaim bahwa negaranya telah memenangkan konflik melawan Iran terlepas dari hasil negosiasi yang belum membuahkan kesepakatan.

Klaim tersebut kontras dengan sikap Iran yang menegaskan bahwa belum ada hasil konkret yang disepakati kedua belah pihak dalam perundingan tersebut.

Di tengah kebuntuan ini, situasi kawasan terus memanas karena Israel dilaporkan melanjutkan serangan di Lebanon selatan dengan korban jiwa kembali berjatuhan.

Iran menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi sembari menahan posisi dalam negosiasi yang belum menemukan titik temu.

Di meja diplomasi Islamabad, yang tersisa bukan sekadar perbedaan kepentingan melainkan krisis kepercayaan yang belum terjawab antara kedua negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung