Berita, Sport

Iran Protes Keras! AS Dituduh Tolak Visa 15 Delegasi Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Turun Tangan

Repelita.id

07 June 2026 14:05 WIB

Iran Protes Keras! AS Dituduh Tolak Visa 15 Delegasi Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Turun Tangan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang protes keras dilayangkan oleh pemerintah Iran terhadap otoritas Amerika Serikat yang dituding sengaja menjegal kehadiran rombongan resmi mereka untuk ajang Piala Dunia 2026. Lewat sebuah tayangan video yang disebarluaskan oleh Viory pada Minggu, 7 Juni 2026, Duta Besar Iran untuk Meksiko Abolfazl Pasandideh mengonfirmasi penolakan dokumen izin masuk tersebut.

Diplomat tersebut menyatakan terdapat 15 nama dalam daftar delegasi resmi Iran yang hingga kini belum diberikan visa oleh pihak Washington. Menyikapi tindakan diskriminatif ini, pihak Teheran mendesak federasi sepak bola internasional FIFA untuk segera mengintervensi polemik keimigrasian demi menegakkan keadilan bagi seluruh kontestan.

ADVERTISEMENT

Sebagian besar personil yang terhambat proses perizinannya tersebut diketahui memegang peranan krusial dalam struktur Federasi Sepak Bola Iran. Mereka meliputi jajaran manajer kesebelasan hingga jajaran tim teknis operasional yang mengawal seluruh kesiapan skuad menjelang bergulirnya turnamen akbar tersebut.

Ketidakhadiran para petinggi teknis ini dinilai menjadi pukulan telak sekaligus tantangan berat bagi performa Tim Nasional Iran di atas lapangan hijau. Kendati demikian, Pasandideh memastikan jika negaranya bakal terus memperjuangkan segala cara agar tetap berpartisipasi dalam setiap agenda kompetisi dunia tersebut.

Ia juga menegaskan esensi mendasar dari panggung olahraga yang sejatinya wajib menjadi jembatan pemersatu dan mempererat hubungan diplomatik antarbangsa. Aktivitas olahraga universal sama sekali tidak boleh dijadikan instrumen politik untuk membatasi pergerakan ataupun mengecualikan perwakilan dari negara tertentu.

Oleh karena itu, Iran meminta FIFA bergerak cepat mendesak otoritas terkait agar seluruh utusan mereka diizinkan mendarat di Seattle dan Los Angeles. Di sisi lain, apresiasi tinggi disampaikan bagi Kota Tijuana di Meksiko yang bersedia menampung timnas mereka sebagai pusat pelatihan terpadu selama kompetisi.

Sesuai dengan regulasi perjalanan tim, para punggawa Iran dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat hanya saat pertandingan berlangsung dan segera kembali ke mes Meksiko. Persoalan penolakan visa ini mencuat ke permukaan di tengah situasi geopolitik yang masih membeku antara pihak Teheran dan Washington.

Kondisi pelik ini dikhawatirkan mengganggu stabilitas psikologis serta persiapan taktis anak-anak asuh Timnas Iran sebelum laga pembuka kontra Selandia Baru pada 15 Juni mendatang. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung