Berita, Timur Tengah

Ismail Amin: Dua Jubah Berbeda Isi Otak Sama, Jika Iran Sudah Hancur Mengapa AS Masih Perlu Blokade dan Berunding Buntu?

Repelita.id

16 April 2026 22:18 WIB

Ismail Amin: Dua Jubah Berbeda Isi Otak Sama, Jika Iran Sudah Hancur Mengapa AS Masih Perlu Blokade dan Berunding Buntu?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ismail Amin menyampaikan kritik tajam terhadap dua pihak yang berbeda jubah namun memiliki isi otak sama, yakni terus menarasikan kehancuran Iran.

Ia mempertanyakan jika Iran memang sudah hancur, mengapa Selat Hormuz tetap tidak bisa dikontrol oleh Amerika Serikat dan Israel.

ADVERTISEMENT

Jika Iran sudah hancur, mengapa Amerika Serikat sampai mengajak Iran berunding dan perundingan tersebut justru berujung buntu menghadapi negara yang katanya sudah hancur.

Jika Iran memang sudah hancur, mengapa Amerika Serikat masih perlu melakukan blokade terhadap negara tersebut.

Ia mengingatkan bahwa ketika Amerika Serikat berhasil menghancurkan Irak, Afghanistan, dan Libya, tidak ada perundingan maupun blokade setelahnya karena negara-negara itu memang sudah benar-benar hancur.

Ismail Amin juga menyoroti mengapa Amerika Serikat menyepakati penghentian sementara perang dengan negara yang katanya sudah hancur.

Menurutnya, jika Iran sudah hancur, seharusnya Amerika Serikat dengan mudah menguasai negara itu, merampas sumber daya alamnya, serta menundukkan rakyatnya.

Karena semua itu tidak terjadi, Ismail Amin menegaskan bahwa Iran belum hancur, masih eksis, dan masih berdaya.

Ia kemudian menyoroti pihak lain yang berjubah Islam namun kebencian dan permusuhan terhadap Iran tidak ketulungan, sering mendoakan kehancuran Iran karena tahu kemenangan Iran adalah gerbang kehancuran bagi mereka.

Kesimpulan Ismail Amin, kedua pihak tersebut menggunakan jubah yang berbeda namun ambisi mereka sama yaitu menginginkan kehancuran Iran.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung