Repelita [Jakarta] - Amerika Serikat dilaporkan telah menarik sejumlah armada pesawat tanker militer dari wilayah Tel Aviv menyusul tercapainya kesepakatan damai antara Israel dan Iran.
Keputusan penarikan aset strategis ini dinilai sebagai pergeseran signifikan dalam postur pertahanan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
Langkah tersebut diambil tepat setelah diplomatik kedua negara yang berseteru itu menunjukkan kemajuan pesat dalam meja perundingan perdamaian.
Kehadiran pesawat tanker tersebut selama ini dianggap sebagai elemen krusial dalam mendukung operasional udara bagi sekutu utama Washington di kawasan tersebut.
Pengamat militer menyoroti bahwa tindakan ini memberi sinyal kuat mengenai perubahan prioritas strategis Washington pasca-normalisasi hubungan antara Teheran dan Tel Aviv.
Dengan ditariknya dukungan logistik tersebut, dinamika pengamanan wilayah kini dianggap memasuki babak baru yang lebih mandiri.
Pihak otoritas Amerika Serikat belum memberikan keterangan rinci mengenai rencana pergeseran armada tersebut ke basis operasional baru.
Perubahan posisi ini pun mulai memicu spekulasi mengenai masa depan pakta pertahanan antara Amerika Serikat dan mitra strategisnya di kawasan. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok