Berita, Nasional

Istri Purbaya Bongkar Etika Pencopotan Mantan Menteri Keuangan Melalui Telepon Saat Rapat DPD

Repelita.id

17 September 2026 15:24 WIB

Istri Purbaya Bongkar Etika Pencopotan Mantan Menteri Keuangan Melalui Telepon Saat Rapat DPD
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang perombakan kabinet di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali memicu perbincangan publik setelah munculnya kabar mengejutkan mengenai pemberhentian Purbaya Yudisadewa dari posisinya sebagai Menteri Keuangan.

Melalui sebuah tayangan video yang diunggah di kanal YouTube Panglima TNI pada hari Senin, 14 September 2026, terungkap dinamika di balik layar serta respons emosional dari pihak keluarga terkait keputusan politik tersebut.

ADVERTISEMENT

Proses pemberhentian ini dinilai tidak biasa dan mengejutkan banyak pihak karena terjadi secara mendadak saat sang menteri tengah menjalankan tugas kedinasan.

Purbaya dikabarkan menerima keputusan penonaktifan dirinya melalui sambungan telepon dari Sekretaris Negara tepat di tengah-tengah pemaparan materi dalam rapat resmi bersama Komite 4 DPD RI.

Situasi tersebut memicu keprihatinan mendalam dari perwakilan Matra Nusantara, Ron, yang mengkritik keras tata cara pencopotan pejabat negara yang dinilai kurang manusiawi dan terkesan otoriter.

Pihaknya menyayangkan langkah yang diambil oleh kepala negara karena dianggap mengabaikan etika kesopanan timur terhadap pembantu presiden yang sedang bekerja.

Di tengah kehebohan politik tersebut, istri dari mantan menteri keuangan, Ida Yulidina, membagikan curahan hatinya mengenai dedikasi dan beban berat yang dipikul suaminya selama berada di dalam struktur kabinet.

Sang istri mengungkapkan rasa bangga sekaligus sedih melihat perjuangan pasangannya yang dinilai telah berusaha optimal demi kepentingan masyarakat luas.

Dalam sebuah pernyataan tertulis yang diunggah di akun media sosial pribadinya pada hari Senin, 14 September 2026, Ida Yulidina memaparkan kepribadian sang suami yang selalu memegang teguh komitmen kejujuran.

Ia menegaskan integritas suaminya dengan menyatakan bahwa sejak pacaran Bapak tidak pernah mengecewakan saya.

Lebih lanjut, pihak keluarga menyampaikan bahwa tanggung jawab sebagai seorang pejabat publik merupakan sebuah amanah spiritual yang sangat besar dan akan dipertanggungjawabkan kelak.

Ida Yulidina menceritakan prinsip hidup suaminya melalui sebuah kutipan langsung yang berbunyi tanggung jawabnya ke Tuhan berat kita nanti mati juga akan dipertanyakan apa yang kita lakukan jadi menteri apa yang lu bisa kerjakan jangan mengecewakan.

Kebijakan tegas yang diambil oleh mantan menteri keuangan tersebut diduga memicu ketidaknyamanan bagi kelompok-kelompok tertentu yang terbiasa memanfaatkan celah anggaran negara.

Beberapa spekulasi yang berkembang di masyarakat menyebut adanya resistensi kuat dari mafia perpajakan serta bea cukai setelah ruang gerak mereka ditutup rapat.

Pasca keputusan pemberhentian tersebut, posisi strategis sebagai bendahara negara langsung dialihkan kepada pejabat baru melalui proses pelantikan resmi di istana.

Presiden menetapkan Suahasil Nazara secara sah untuk mengemban tugas baru menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Purbaya Yudisadewa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung