Berita, Nasional

Isu Pindah Partai Dedi Mulyadi ke PSI Dibantah Gerindra

Repelita.id

24 August 2026 22:17 WIB

Isu Pindah Partai Dedi Mulyadi ke PSI Dibantah Gerindra
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Desas-desus mengenai kepindahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dari Partai Gerindra ke Partai Solidaritas Indonesia dibantah tegas oleh internal partai.

Wakil Ketua Gerindra Jawa Barat Buky Wibawa memastikan bahwa isu menyeberangnya KDM ke partai pimpinan Kaesang Pangarep tersebut hanyalah sebatas spekulasi publik semata.

ADVERTISEMENT

Buky mengaku telah mengonfirmasi langsung informasi tersebut melalui sambungan telepon kepada Dedi Mulyadi pada 24 Agustus 2026.

"Kalau berdasarkan apa ya artinya dugaan-dugaan gitu kan ya itu kan cara mereka memberi pandangan ya gitu. Yang jelas pertama-tama saya konfirmasi ke KDM," kata Buky saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Dalam pembicaraan tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan rasa herannya dan menegaskan tidak pernah berencana meninggalkan Partai Gerindra.

"Saya udah udah konfirmasi ke KDM bahkan beliau itu terheran-heran gitu. Jadi nggak ada dalam pikir, belum nggak ada dalam pikirannya katanya kan gitu. Ya cuman itu aja, gitu. Dan kalau saya ditanya, saya harus kan kalau saya ditanya kan saya harus konfirmasi ke yang bersangkutan," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa mantan Bupati Purwakarta tersebut saat ini masih memegang posisi strategis sebagai salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.

"Tadi saya telepon beliau malah terkaget-kaget tapi sambil senyum-senyum gitu kan. Maksudnya dia sendiri nggak nggak ada dalam pikirannya nggak ada gitu," ucapnya.

Buky menekankan pentingnya integritas bagi seorang pengurus tingkat atas di jajaran dewan pembina partai.

"Beliau itu salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra gitu ya. Kalau kalau pembina kan harus punya apa integritas yang tinggi gitu ya gitu. Gitu di level itu," lanjutnya.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut kembali mempertegas kepastian posisi Dedi yang tetap bertahan di rumah politik besutan Prabowo Subianto.

"Kalau saya tadi mengonfirmasi ke KDM, iya. Gitu. Pak KDM juga sebagai salah satu anggota Dewan Pembina di DPP Partai Gerindra kan juga pasti kan berkomunikasilah dengan DPP kan gitu untuk hal-hal yang urgennya gitu," tuturnya.

Di sisi lain, mantan Ketua DPW PSI Jawa Barat Marshall Chandra menyebutkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kebenaran rumor perpindahan tersebut.

Meski demikian, Marshall menyatakan bahwa pintu PSI selalu terbuka lebar bagi siapa saja tokoh yang ingin bergabung.

"Jadi intinya kalau di PSI itu partai yang terbuka, kan partai yang super terbuka. Siapapun memungkinkan untuk bergabung di PSI, termasuk KDM. Jadi kalau KDM isu bergabung atau nggak, itu harus ditunggu, seperti biasa. Jadi masih rahasia itu," ujar Marshall.

Ia membenarkan adanya hubungan komunikasi yang terjalin intensif dengan Dedi mengingat PSI merupakan salah satu partai pengusung pasangan KDM-Erwan Setiawan.

"Ya pasti ada dong, kan kita juga dukung KDM waktu itu. Komunikasi ya pasti baik. Kita kawal terus kan pemerintahannya, kalau ada yang nggak bagus ya pasti kita kritik, kalau bagus ya udah kita mah banyak diam gitu kan. Gitu Kang," jelasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung