Repelita Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada secara resmi mengukuhkan Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian, sebagai Guru Besar tetap dalam bidang Mikrobiologi Terapan dalam sebuah sidang senat terbuka yang berlangsung di ruang Balai Senat pada Selasa, 21 April 2026.
Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul "Holobiont sebagai Driver Revolusi Mikrobiologi Terapan untuk Ketahanan Pangan dan Kesehatan Global", Jaka mengungkapkan ancaman serius yang dikenal dengan istilah Microbiome Extinction atau kepunahan ekosistem mikroba tanah secara masif.
ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan bahwa praktik pertanian intensif modern yang menggunakan pupuk sintetis dan herbisida secara berlebihan telah merusak keseimbangan alami mikroorganisme di dalam tanah.
"Tanaman secara aktif mengekskresikan hingga 30 persen hasil fotosintesisnya sebagai eksudat akar. Cairan kaya gula dan asam organik ini berfungsi sebagai sinyal kimiawi di zona rizosfer," kata Jaka di hadapan para hadirin.
Menurutnya, ketika menghadapi cekaman seperti serangan patogen atau kekeringan, tanaman mengaktifkan strategi pertahanan kompleks yang dikenal sebagai mekanisme Cry for Help atau panggilan minta tolong.
"Kita harus beralih dari sekedar memberi makan tanaman dengan bahan kimia menjadi memberi makan kehidupan dalam tanah. Sebab, hanya dari tanah yang sehatlah akan lahir pangan yang kuat, dan dari pangan yang kuatlah akan lahir manusia yang sehat," ungkap profesor baru UGM tersebut.
Jaka juga menyoroti tiga tantangan besar yang dihadapi dunia riset mikrobiologi saat ini, yaitu minimnya infrastruktur riset multi-omik yang memadai, keterbatasan kapasitas bioinformatika, serta belum terintegrasinya hasil riset akademis ke dalam kebijakan ekologis dan industri.
"Kita harus berinvestasi lebih berani pada teknologi sains hayati dan mencetak generasi peneliti yang fasih membaca sandi alam, agar perpustakaan genomik kita tidak sekadar menjadi harta karun yang tak tersentuh, melainkan mesin penggerak solusi yang nyata," tutupnya mengakhiri pidato pengukuhan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok