Repelita Islamabad - Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Pakistan benar-benar menemui jalan buntu setelah kedua belah pihak gagal menyepakati sejumlah klaim yang dinilai tidak wajar.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dengan tegas menyatakan bahwa delegasinya datang dengan niat baik namun sama sekali tidak percaya kepada Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
"Kami memiliki niat baik, namun kami tidak percaya (AS)," ujar Ghalibaf memimpin delegasi Iran dalam pernyataan yang dilansir Kompas.tv.
Ketidakpercayaan ini muncul setelah Iran menuding Amerika Serikat telah melanggar tiga klausul kunci dari proposal 10 poin yang diajukan Teheran.
Poin-poin pelanggaran tersebut meliputi ketidakpatuhan AS terhadap gencatan senjata di Lebanon, pelanggaran wilayah udara Teheran oleh drone, serta upaya mengingkari hak Iran atas pengayaan uranium.
"Sayangnya, pengalaman kami bernegosiasi dengan Amerika selalu berakhir dengan kegagalan, dan pelanggaran komitmen," tegas Ghalibaf.
Salah satu klaim AS yang dinilai paling tidak wajar oleh Iran adalah tuntutan untuk membuka bebas Selat Hormuz tanpa syarat.
Presiden Donald Trump bahkan memperingatkan Iran agar tidak memungut biaya kepada kapal tanker yang melintas di selat tersebut.
Namun Iran bersikeras bahwa Selat Hormuz adalah kedaulatan penuh mereka dan AS tidak memiliki hak mengatur halaman belakang rumah mereka.
Ancaman perang pun mulai terdengar ketika kedua negara saling menunjukkan kekuatan militer di kawasan strategis tersebut.
Selain masalah Selat Hormuz, isu program nuklir juga menjadi ganjalan klasik yang tak kunjung usai.
AS menuntut penghentian total program pengayaan uranium, sementara Iran bersikeras memiliki hak sebagai penandatangan NPT.
Meskipun menemui jalan buntu, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan dalam ronde kedua pada hari berikutnya.
Pakistan bertindak sebagai mediator dengan menyusun Bridging Proposal yang berhasil menyelamatkan pembicaraan dari ambang kegagalan total.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
⚡️JUST IN
— Iran Observer (@IranObserver0) April 11, 2026
Negotiations between the U.S. and Iran in Pakistan are over
The two sides were unable to reach an agreement
Iran continues to view some of the U.S. demands as unreasonable
A second round of negotiations will take place tomorrow, during which both sides will attempt… pic.twitter.com/nf2SRLIkVn