Repelita [Jakarta] - Anggaran pendidikan tahun 2027 direncanakan mencapai Rp820,9 triliun.
Besarnya alokasi itu kembali mendapat perhatian dari Kabinet Bayangan terutama karena masuknya program Makan Bergizi Gratis dalam komponen anggaran pendidikan.
ADVERTISEMENT
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Bayangan Iman Zanatul Haeri mempertanyakan besarnya alokasi anggaran pendidikan serta kaitannya dengan program tersebut.
Iman menilai kenaikan anggaran pendidikan tidak serta-merta menunjukkan peningkatan alokasi untuk kebutuhan pendidikan.
Menurutnya terdapat program lain yang turut masuk dalam perhitungan anggaran pendidikan.
“Seolah-olah anggaran pendidikan naik. Padahal ada yang nyempil. Apakah MBG punya fungsi pendidikan?” kata Iman Zanatul Haeri pada Senin 17 Agustus 2026.
Kabid Advokasi P2G itu kemudian menyoroti perbedaan jumlah sasaran penerima manfaat antara dana Bantuan Operasional Sekolah dan program Makan Bergizi Gratis.
“Sasaran siswa melalui dana BOS 54,2 juta anak. Sasaran MBG 60,6 juta orang,” ujarnya.
Iman juga membandingkan besaran alokasi dana BOS dengan biaya penyediaan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis.
“Kalau MBG per piring Rp15.000 per hari, maka jika dihitung per hari, anak SD-SMA mendapat alokasi Rp900 ribu-Rp1,6 juta per tahun dengan asumsi 245 hari efektif. Dari dana BOS, negara mengalokasikan hanya Rp3.000-Rp7.000 per hari,” tuturnya.
Ia pun mempertanyakan prioritas anggaran pemerintah dengan membandingkan kedua program tersebut.
“Dana BOS Rp3.000-Rp7.000 per hari, piring MBG Rp15.000 per hari. Mana prioritas?” imbuhnya.
Berdasarkan konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 anggaran pendidikan tahun depan mencapai Rp820,9 triliun.
Anggaran tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp490,7 triliun transfer ke daerah Rp277,1 triliun dan pembiayaan Rp53 triliun.
Dalam rinciannya anggaran pendidikan dialokasikan untuk sejumlah program dan sasaran.
- Program Indonesia Pintar menjangkau 22,1 juta siswa.
- KIP Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa.
- Tunjangan Profesi Guru non-PNS bagi 1,3 juta guru.
- Tunjangan Profesi Guru ASN daerah untuk 1,7 juta guru.
- Makan Bergizi Gratis menyasar 60,6 juta penerima.
- Dana BOS untuk 54,2 juta siswa.
- Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD bagi 6,3 juta peserta didik.
- Renovasi sekolah dan madrasah mencakup 12.215 unit.
- Sekolah Rakyat meliputi pembangunan 100 unit dan operasional 166 unit.
- Sekolah Unggul Garuda mencakup pembangunan tujuh sekolah.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok