Berita, Viral Sosmed

"Kalau Ada yang Kelaparan Saya yang Bertanggung Jawab!! Ndasmu!!": Proyek Gizi 300 Triliun Rupiah Disorot Tajam Publik

Repelita.id

30 September 2026 15:25 WIB

"Kalau Ada yang Kelaparan Saya yang Bertanggung Jawab!! Ndasmu!!": Proyek Gizi 300 Triliun Rupiah Disorot Tajam Publik
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kritik terhadap program pemberian makanan bergizi kembali muncul melalui unggahan di media sosial pada Rabu, 30 September 2026.

Akun @poetra_1010 menyoroti besarnya anggaran yang disebut mencapai Rp300 triliun serta mempertanyakan manfaat program tersebut bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, akun tersebut menyinggung kondisi keluarga yang tetap harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan di tengah kenaikan harga.

Ia juga membandingkan kondisi ekonomi saat ini dengan masa pemerintahan sebelumnya, seraya menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan nasional.

Berikut pernyataan yang ditulis dalam unggahan tersebut secara utuh: "Kalau ada yang kelaparan saya yang bertanggung jawab!! Ndasmu!!

Demi proyek berkedok gizi, 300 T uang negara mereka gelontor kan dgn alasan memberi makan!

Anak diberi makan seharga 10 ribuan, sementara orang tua nya bekerja siang malam demi memenuhi kebutuhan pangan, yg harganya naik tidak karuan!

Serusak2 nya rezim esemka, harga pangan masih murah, tapi di pimpin tentara pecatan, ekonomi jadi gak karuan!"

Unggahan itu kemudian mendapat tanggapan dari pengguna Threads lain yang ikut menyampaikan sindiran terhadap pihak yang dianggap menikmati kondisi tersebut.

Akun @h312u2026 menulis, "Cuma pejabatnya saja yang boleh kenyang"

Unggahan dan komentar tersebut menjadi bagian dari percakapan di media sosial mengenai anggaran program makanan bergizi, harga pangan, serta kondisi ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Seluruh tudingan dan penilaian mengenai anggaran, harga pangan, maupun kondisi ekonomi dalam unggahan tersebut merupakan pernyataan dari pengguna media sosial yang bersangkutan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung