Repelita [Jakarta] - Tanggapan disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai aksi pengibaran bendera bulan bintang yang mewarnai Peringatan Hari Perdamaian Aceh pada 14 Agustus 2026.
Orang nomor satu di Kepolisian RI tersebut menegaskan kondisi keamanan di Bumi Serambi Mekkah sudah sepenuhnya aman dan terkelola dengan baik pascaaksi tersebut.
ADVERTISEMENT
Aparat kepolisian disebut telah mengambil serangkaian tindakan taktis yang diperlukan guna menjaga kestabilan wilayah.
"Beberapa kegiatan yang tentunya muncul di beberapa waktu terakhir di beberapa wilayah, seluruh jajaran tentunya sudah melaksanakan langkah-langkah, dan saat ini situasinya seluruhnya sudah terkendali," kata Sigit di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Menyambut perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, Jenderal Sigit turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Kemerdekaan bagi segenap warga bangsa.
Pimpinan Korps Bhayangkara ini menyerukan pentingnya merawat persatuan di tengah kebinekaan Indonesia.
"Tentunya ini adalah hari kemerdekaan yang dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, sebagaimana semangat kemerdekaan adalah bagaimana kita membangun bangsa, dan kita memahami bahwa bangsa kita adalah bangsa yang majemuk, bangsa yang beragam, bangsa yang terdiri dari kepulauan, suku, agama, dan etnis yang berbeda," ucap Sigit.
Kemajemukan serta perbedaan suku bangsa dinilai sebagai modal sosial serta fondasi utama kemajuan NKRI.
Kapolri turut memanjatkan doa terbaik bagi keselamatan seluruh rakyat dan kemakmuran Tanah Air.
"Namun itu semuanya menjadi satu kesatuan yang apabila ini betul-betul terus bisa kita jaga, akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk terus tumbuh, untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana dicantumkan di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," ucap Sigit.
"Tentunya kita semua berdoa agar Indonesia, rakyat kita, akan terus maju untuk mewujudkan visi bersama menuju Indonesia Emas 2045," imbuhnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok