Berita, Timur Tengah

Kelompok Houthi Yaman Resmi Buka Front Baru, Rudal Balistik Hantam Situs Militer Sensitif Israel Selatan, Peringatan Intervensi Meluas

Repelita.id

28 March 2026 16:39 WIB

Kelompok Houthi Yaman Resmi Buka Front Baru, Rudal Balistik Hantam Situs Militer Sensitif Israel Selatan, Peringatan Intervensi Meluas
Foto: Istimewa

Repelita Sanaa - Kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan pertama mereka yang menargetkan situs militer sensitif di wilayah selatan Israel pada Sabtu, 28 Maret 2026, menandai keterlibatan resmi kelompok tersebut dalam konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung.

Keterlibatan Houthi dalam perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ini dikonfirmasi langsung oleh juru bicara kelompok tersebut, Yahya Saree, melalui pernyataan video yang dibagikan di platform media sosial X.

ADVERTISEMENT

Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer pertama mereka menggunakan rentetan rudal balistik terhadap sasaran militer sensitif musuh Israel di Palestina selatan yang diduduki, demikian penjelasan Saree sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency.

Ia menambahkan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai tanggapan terhadap eskalasi militer yang sedang berlangsung, penargetan infrastruktur, serta kejahatan dan pembantaian terhadap saudara-saudara di Lebanon, Iran, Irak, dan Palestina.

Saree memperingatkan bahwa operasi kelompok Houthi akan terus berlanjut hingga tujuan yang telah dinyatakan oleh pihak mereka dapat tercapai sepenuhnya di tengah konflik yang semakin meluas.

Sebelumnya pada hari Sabtu, penyiar publik Israel, KAN, melaporkan bahwa militer Israel telah berhasil mengidentifikasi peluncuran rudal dari wilayah Yaman yang mengarah ke selatan Israel untuk pertama kalinya sejak dimulainya perang ini.

Eskalasi tersebut terjadi setelah peringatan yang dilayangkan oleh Houthi pada Jumat malam tentang kemungkinan intervensi militer langsung jika aliansi baru bergabung dengan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Peringatan tersebut juga mencakup ancaman bahwa kelompok Yaman akan bertindak jika Laut Merah digunakan untuk operasi militer yang menargetkan kepentingan Teheran dalam konflik yang sedang berlangsung.

Sebelumnya, kelompok Houthi telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap Israel serta jalur pelayaran di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Serangan-serangan tersebut merupakan tanggapan terhadap operasi militer Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, di mana lebih dari 72.000 orang telah dilaporkan tewas sejak konflik dimulai pada Oktober 2023.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung