Repelita Jakarta - Sebuah tayangan ulasan video yang diunggah oleh kanal YouTube Bossman Mardigu menampilkan pandangan mendalam dari pembicara Mardigu Wowiek mengenai rekam jejak akademis internasional Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam video di kanal YouTube Bossman Mardigu tersebut, Mardigu Wowiek menjabarkan bahwa perolehan gelar sarjana S1 luar negeri dapat diraih dalam waktu singkat kurang dari tiga tahun tanpa menempuh jalur SMA formal.
ADVERTISEMENT
Fenomena efisiensi waktu ini dinilai oleh Mardigu Wowiek sebagai sebuah terobosan metodologi yang melompati pakem pendidikan konvensional pada umumnya.
Melalui analisis di kanal YouTube Bossman Mardigu, diungkapkan fakta persidangan di Mahkamah Konstitusi yang menyebutkan pihak Bawaslu secara tertulis tidak pernah memverifikasi fisik dokumen asli ijazah SMA tersebut.
Hal itu diperkuat oleh kesaksian tim penilai kesetaraan dari kementerian terkait yang menyatakan surat keterangan penyetaraan hanya dilandaskan pada dokumen certificate of attendance dari UTS Insearch Australia.
Dokumen tersebut menurut penjelasan Mardigu Wowiek di kanal YouTube Bossman Mardigu murni mencatat kehadiran kursus selama enam bulan dan bukan merupakan surat tanda tamat belajar resmi.
Terkait legalitas ijazah S1 dari Bradford University Inggris, pembicara menerangkan bahwa program tersebut sebenarnya ditempuh melalui lembaga kursus swasta MDIS di Singapura.
Di bawah regulasi Compulsory Education Act pemerintah Singapura, ijazah dari lembaga jenis swasta komersial ini tidak diakui legalitasnya untuk sektor pemerintahan setempat.
Bahkan terdapat sanksi pidana penjara enam bulan atau denda bagi pihak yang menyalahgunakan sertifikat kelulusan lembaga swasta tersebut untuk melamar pekerjaan di sana.
Mardigu Wowiek dalam kanal YouTube Bossman Mardigu menyebut celah hukum internasional dan skema university partner dimanfaatkan karena lembaga swasta komersial cenderung tidak ketat pada syarat akademis masuk.
Di sisi lain, pembicara menegaskan bahwa langkah akselerasi ini tidak boleh dilihat sebagai pemalsuan dokumen melainkan bentuk nyata dari demonstrasi gerakan merdeka belajar.
Oleh karena itu, Mardigu Wowiek melalui kanal YouTube Bossman Mardigu mendorong kementerian terkait untuk melakukan reformasi radikal terhadap sistem kurikulum formal di dalam negeri.
Sistem hafalan kaku tingkat SMA dinilai perlu dihapus agar generasi muda dapat langsung mengambil jalur akselerasi praktis demi efisiensi waktu produktif mereka.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok