Repelita [Jakarta] - Pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Sulawesi Selatan dengan terbuka menanggapi fenomena perpindahan sejumlah kepala daerah yang memilih hijrah ke kubu partai politik lain.
Pernyataan santai tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif di sela acara konsolidasi internal partai yang diselenggarakan di Kota Makassar pada akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, pimpinan partai tersebut memastikan bahwa seluruh kader murni yang dibina sejak proses pemilu dari bawah tetap menunjukkan komitmen tinggi tanpa ada gelombang kepindahan lanjutan.
Sikap bijak dalam menyikapi dinamika perpindahan haluan politik kader tersebut disampaikan melalui kutipan kalimat asli yang diungkapkan langsung oleh narasumber tanpa mengalami perubahan redaksional.
Ketua DPW NasDem Sulsel memberikan penjelasan melalui kutipan kalimat yang berbunyi, Masalah politik adalah urusan pribadi.
Pernyataan tegas mengenai kebebasan bersikap yang diimbangi dengan kesadaran moral berpolitik itu dipertegas kembali lewat kutipan kalimat berikutnya yang diucapkan di hadapan para kader.
Kutipan kalimat tersebut berbunyi, Ketika dia sudah menentukan pilihan politik, beralih ke partai lain, saya kira tidak bisa dihalangi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa para kepala daerah yang saat ini mengusung bendera partainya merupakan kader sejati yang lahir dari proses perjuangan panjang di tingkat akar rumput.
Keyakinan mendalam terhadap loyalitas kader murni yang menduduki jabatan eksekutif di daerah dipaparkan melalui kutipan kalimat yang berbunyi, Tapi kami di NasDem ini adalah kader yang membangun dari awal pemilu.
Penegasan status keanggotaan kepala daerah tersebut diperkuat kembali melalui kutipan kalimat yang berbunyi, Kepala daerah NasDem yang ada sekarang ini adalah kader murni di Partai NasDem.
Menanggapi maraknya praktik lobi politik di tingkat elite, ia memandang hal tersebut sebagai dinamika yang lumrah namun tetap diyakini tidak akan menggoyahkan konsistensi barisan partainya.
Keyakinan penuh bahwa para kader tetap memegang teguh amanah organisasi ditegaskan lewat kutipan kalimat yang berbunyi, Tapi saya rasa komitmen perjuangan, konsisten menjalankan amanah, insya Allah kader kami menjaga dengan baik.
Ketika dicecar pertanyaan mengenai kemungkinan adanya kader lain yang berencana meninggalkan partai dalam waktu dekat, ia memberikan jawaban singkat yang menyiratkan keyakinan kuat.
Respons tegas untuk menepis isu kepindahan susulan tersebut disampaikan melalui kutipan kata tunggal yang berbunyi, Tidak ada.
Rangkaian agenda konsolidasi dan bimbingan teknis yang digelar secara maraton ini sekaligus diproyeksikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat mesin pemenangan menghadapi pemilu mendatang.
Target ambisius untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif baik di tingkat daerah maupun pusat ditegaskan kembali melalui kutipan pernyataan penutup dari pimpinan partai tersebut.
Target kenaikan perolehan kursi dewan perwakilan rakyat daerah provinsi disampaikan lewat kutipan kalimat yang berbunyi, Supaya tambah kuat.
Pernyataan optimistis terkait penambahan kursi di parlemen pusat ditutup melalui kutipan kalimat yang berbunyi, Untuk DPR RI, kita mau tambah, dari lima, minimal tambah menjadi tujuh.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok