Berita

Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobilnya, Tegaskan Semakin Diteror Semakin Gacor

Repelita.id

14 June 2026 14:52 WIB

Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobilnya, Tegaskan Semakin Diteror Semakin Gacor
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, melaporkan temuan perangkat pelacak elektronik yang dipasang secara ilegal pada mobil pribadinya.

Insiden tersebut dibeberkan melalui unggahan di media sosial Instagram miliknya pada Minggu, 14 Juni 2026, pasca dirinya mengikuti aksi kompresi di Gejayan.

ADVERTISEMENT

Keberadaan benda mencurigakan tersebut mulanya terdeteksi oleh sistem notifikasi pada ponsel pintar miliknya yang menunjukkan aktivitas perangkat asing di dukungannya.

“Teman-teman sekalian bisa dilihat, ini adalah alat pelacak yang bernama PBX Finder. Saya tahu ini karena muncul di notifikasi ponsel saya,” tutur Tiyo.

Berbekal informasi tersebut, ia segera melakukan investigasi mandiri terhadap kendaraan yang ia gunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Hasil pencarian fisik pada bagian kolong mobil akhirnya menemukan perangkat pelacak yang dipasang tanpa sepengetahuan dirinya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kemudian tadi kita cari dan kita menemukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan, dipasang entah oleh siapa,” ungkapnya.

Mereka menilai tindakan pembuntutan ini sebagai bentuk intimidasi nyata yang diarahkan kepada mereka yang kritis terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

Ia pun mengecam keras praktik kotor tersebut karena dianggap mencoreng nilai-nilai demokrasi yang seharusnya berada dijunjung tinggi di negara ini.

“Tapi yang jelas ini adalah suatu kejadian yang sangat menjijikan, yang menunjukkan betapa menjijikannya juga rezim yang hari ini sedang berkuasa,” tegasnya.

Meski mendapat ancaman berupa teror fisik dan digital, Tiyo memastikan bahwa keadaan kritisnya tidak akan pernah surut sedikit pun.

Ia berkomitmen untuk terus menyuarakan aspirasi demi perbaikan bangsa dan menganggap serangan ini justru menjadi pelecut semangat untuk lebih berani bersuara.

“Kita yang mengkritik untuk memperbaiki bangsa dengan ketulusan cinta justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya. Mari rekan-rekan kita pastikan bahwa semakin ditekan semakin melawan, semakin diteror semakin gacor,” tutupnya.

Tautan unggahan:https://www.instagram.com/tiyoardianto(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung