Repelita Teheran - Eskalasi ketegangan politik dan pertahanan di kawasan Teluk kembali membara pasca penolakan draf kesepakatan damai terbaru oleh pimpinan eksekutif tertinggi Amerika Serikat.
Otoritas legislatif negeri mullah tersebut langsung merespons penolakan barat dengan mengeluarkan nota peringatan keras mengenai kesiapan tempur garis depan angkatan bersenjata mereka.
ADVERTISEMENT
Melalui publikasi di jejaring komunikasi digital x.com pada Senin (11/5/2026), Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan posisi ofensif negaranya demi meredam intimidasi asing.
Mantan komandan angkatan udara itu mengirimkan sinyal bahaya bagi armada perang lawan lewat cuitan taktis di media sosial miliknya yang berbunyi “Angkatan bersenjata kami siap memberikan pelajaran yang tak terlupakan terhadap setiap agresi,”.
Pihak Teheran menilai keengganan Washington dalam mengakomodasi cetak biru perdamaian merupakan sebuah kekeliruan fatal yang justru akan menguras kantong masyarakat barat sendiri.
Narasumber senior tersebut mengkritik kegagalan kalkulasi strategi militer yang diterapkan oleh jajaran penasihat keamanan Gedung Putih melalui penegasan berbunyi “Strategi yang salah dan keputusan yang salah selalu menghasilkan hasil yang salah. Seluruh dunia kini telah memahami hal itu.” .
Otoritas timur tengah memprotes keras draf resolusi dewan keamanan PBB mengenai koridor maritim selat strategis karena dianggap bias and mengabaikan status blokade ilegal angkatan laut barat.
Ghalibaf memperingatkan bahwa penundaan klausul perdamaian substantif hanya akan memperpanjang kebuntuan yudisial serta melipatgandakan pembengkakan beban anggaran operasional pembayar pajak Amerika.
Dirinya menutup rangkaian argumentasi diplomasi politik internasional tersebut dengan melayangkan sebuah premis peringatan tertulis yang berbunyi “Pendekatan lain akan sepenuhnya tidak menghasilkan apa-apa. Hanya kegagalan demi kegagalan,” serta “Semakin lama mereka menunda-nunda, semakin besar biaya yang harus ditanggung pembayar pajak Amerika,”.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok