Berita, Viral Sosmed

Korupsi Makin Terang, Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum Kian Merosot

Repelita.id

28 August 2026 23:47 WIB

Korupsi Makin Terang, Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum Kian Merosot
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kekhawatiran publik terhadap meluasnya praktik korupsi dan kerusakan tata kelola lembaga penegak hukum di Indonesia kini memicu puncak kemarahan masyarakat di media sosial.

Penilaian kritis mengenai dugaan perencanaan korupsi yang kian sistematis tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @_adityapurnomo

ADVERTISEMENT

melalui platform Threads.

Dan mereka tuh rencana korupsi nya sekrang terang terangan banget, yang di ajak gak cuma kalangan atas tapi yang bawah juga di ajak biar sama-sama melindungi.

Pernyataan keras mengenai tenggat waktu pengesahan regulasi anti-korupsi serta potensi perlawanan masyarakat turut disuarakan oleh akun @zero.ai.official

dalam kolom komentar.

Jika Tanggal 15 Des 26 tidak terealisasi apakah rakyat berani Nepalkan DPR.....apakah cuman sebatas omon omon.....siap siap rakyat pasti marah dan jengah....

Sorotan tajam mengenai rekam jejak maraknya kasus penyelewengan dana negara juga disampaikan oleh akun @meela_tania

dalam bentuk doa dan harapan.

Korupsi mulai masif di mulai dr thn 2014 hingga saat ini semakin "menggila"...Ya Allah azablah dan hukumlah dunia akherat mereka² pejabat² yg melakukan korupsi yg memakan uang rakyat...aamiin.

Dukungan atas doa tersebut turut ditegaskan kembali oleh akun @sumarnogoes

melalui komentar singkatnya di ruang diskusi.

Aamiin 🤲

Ketidakpercayaan terhadap efektivitas aparat penegak hukum yang dinilai telah terpengaruh oleh kepentingan kekuasaan dipaparkan oleh akun @gerakan_oposisi

secara mendalam.

Mayoritas sudah jadi koruptor dan anteknya dan lembaga hukum kpk, Polri dan Kejaksaan, Hakim ikut dirusak, rakyat mau mengharap kepada siapa ? Jika dibiarin terus suatu saat kemarahan rakyat akan meledak mengejar para koruptor

Aksi protes radikal terkait penolakan kewajiban perpajakan sebagai bentuk kekecewaan terhadap penyelewengan anggaran disampaikan oleh akun @de_hutabarat

dalam narasi berikut.

Pajak wni sumber uang korupsinya, kan gw sudah bilang STOP BAYAR PAJAK

Subsidi itu betul berasal dari pajak, TAPI ITU CUMA TAMENG

Seruan solidaritas warga untuk menyatukan langkah penolakan terhadap tindakan koruptif ditambahkan oleh akun @shivaleska

sebagai bentuk penutup diskusi.

Emg Bang harus kompak

Rentetan amarah dan reaksi keras para pengguna media sosial ini mencerminkan krisis kepercayaan yang makin mendalam dari rakyat terhadap komitmen pemberantasan korupsi di tanah air.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung