Nasional

Kritik Keras Tata Kelola KDMP, Coach Addie: Salah Urus dan Berpotensi Bangkrut!

Repelita.id

18 July 2026 23:06 WIB

Kritik Keras Tata Kelola KDMP, Coach Addie: Salah Urus dan Berpotensi Bangkrut!
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Proyek pembangunan Kawasan Distribusi dan Pemasaran atau KDMP mendapatkan kritik keras dari analis perilaku profesional, Adi Supriadi.

Sosok yang akrab disapa Coach Addie tersebut menilai program ini gagal total karena dikelola oleh pihak yang tidak memiliki kompetensi di bidang ritel.

ADVERTISEMENT

Ia menyoroti keterlibatan personel TNI yang didapuk menangani aspek teknis hingga manajerial proyek, yang dinilainya sangat tidak relevan dengan kebutuhan pasar.

"Pakar marketing bukan, tukang bukan, pakar ritel juga bukan, tapi semua pekerjaan diborong. Ini namanya 'sotoy' (sok tahu). Dengan pola seperti ini, alamat KDMP dipastikan bangkrut semua," ujar Coach Addie melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (17/7/2026).

Anda dapat melihat unggahan lengkapnya melalui tautan berikut: https://www.instagram.com/p/C9iH7h1s928/

Menurut Coach Addie, penentuan lokasi proyek KDMP dilakukan tanpa riset pasar yang memadai serta mengabaikan kaidah bisnis yang efisien.

Ia membandingkan kebijakan tersebut dengan strategi penentuan lokasi usaha yang lazim digunakan, yakni dengan mengikuti keberadaan infrastruktur perbankan besar seperti ATM BCA.

Bagi sang analis, perbankan seperti BCA telah melakukan kajian mendalam sebelum memilih titik lokasi, sehingga pelaku usaha bisa mengikuti ekosistem tersebut.

Namun, ia menemukan fakta bahwa lokasi proyek KDMP justru berada di tempat yang sepi, bahkan tanpa infrastruktur perbankan pendukung di sekitarnya.

"Jangankan ATM BCA, ATM BRI saja tidak ada di sekitar lokasi KDMP yang dibangun itu. Ini menunjukkan penentuan lokasinya sama sekali tidak menggunakan riset pasar yang benar," tambahnya.

Lebih jauh, ia mencium adanya indikasi praktik nepotisme lahan yang menyerupai modus koruptif pada era Orde Baru dalam pemilihan lokasi proyek ini.

Ia menduga ada skenario di mana lahan milik oknum pejabat atau kroninya dibeli negara dengan harga tinggi melalui proyek pemerintah tersebut.

Coach Addie pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam pola lama yang sarat akan kepentingan pribadi pihak tertentu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung