Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam serta ketidakpuasan publik terhadap kinerja aparat keimanan dan fenomena aksi organisasi kemasyarakatan kembali memicu perdebatan riuh di jejaring media sosial.
Sikap kritis terhadap pengalihan fokus aparat keamanan disampaikan oleh akun @teh_dessy28
ADVERTISEMENT
yang menuliskan keluhannya, "Preman yang lebih galak dari anggota Kopassus 😏 Gak ada gunanya TNI & Polri , mereka lebih menyibukkan diri masak-masak di dapur MBG, ngurus tambang & sawit.".
Perbincangan tersebut kian memanas setelah akun @soenaryadi
menyinggung keterlibatan ormas pada kalangan tertentu melalui unggahan, "Salah satu raja dari Kasunanan Surakarta pun saat ini juga "didukung" oleh ormas ini. ".
Tanggapan bernada sindiran tajam kemudian diberikan kembali oleh pemilik akun @teh_dessy28
dengan menuliskan komentar balasan, "Ormas yg di pakai untuk bunbun rakyatnya sendiri ...".
Sementara itu, kecaman singkat mengenai relasi kuasa organisasi tersebut dilontarkan oleh akun @aflahmubarok
lewat opininya yang berbunyi, "biji kanan wowo".
Kritik luas terhadap kondisi lembaga negara serta transparansi publik turut disuarakan oleh akun @harry.wkwkwk
melalui pernyataan panjang.
Akun tersebut menuliskan, "Selamat Ya Pak Gimana Qta ga kecewa dan mau percaya Lembaga Survey Sekelas BPS ajh Standart survey nya bs dinaikan diturunin lalu mennentukan hasil bagaimana Coba cara ngitungnya k2 mana Media Sosial dibatasi Komdigi k3 Si D4d4ng dab Febri masih Blm ada kabar b0br0k2 bgt skrg kacaw2 2025-30 wkwkwjwk mana BPS cuma kasih alasan dan ga dihukum tyata dipilih sama beliau di 2025wlww2".
Kekecewaan mendalam atas situasi jalannya roda pemerintahan saat ini dikemukakan oleh akun @dhenok2026
yang menuliskan unggahan, "Pemerintahan teeburuk RI ya masa prabowo gerindra. Mengandalkan preman kelakuan iblis berjajar dg aparat negara, untuk mendikte memaksa rakyat. ".
Eskalasi kecaman makin memuncak tatkala akun @an_naa0507
melontarkan kiasan pedas lewat pernyataannya, "dajjal akan dikawal 70.000 orang di hadits . Ini dajjal lokal".
Guna merespons gelombang keresahan yang membanjiri ruang digital, akun @zaldyrizkyy
menimpali dengan pertanyaan singkat, "Kita diem aja nih ngelihat bgininan".(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads