Repelita [Jakarta] - Sorotan kritis terhadap kampanye pemberdayaan perempuan di media sosial mencuat melalui unggahan akun Threads @arfzulfikar. Ketimpangan sosial antara gambaran umum pesohor publik dan fakta kehidupan sebagian besar wanita di lapangan diurai tajam oleh pemilik akun.
Realitas kehidupan harian yang dialami masyarakat luas dinilai bertolak belakang dengan citra kemewahan para figur publik.
ADVERTISEMENT
"Ironi yg jarang dibahas dalam narasi "Perempuan Indonesia" yg diperlihatkan influencer - Branding: Golden spoon, well educated, good looking, beautifully dressed, financially stable. - Reality: Sebagian besar perempuan Indonesia hidup ditengah kemiskinan structural dan survival mode, semua akibat elite dan oligarki yg rakus. Jujur aja deh narasi "Woman Empowerment" didominasi oleh cewek elit Jakarta yg lebih rajin padel & pilates dari pada ikut aksi & bersuara." tulis akun @arfzulfikar.
Penjelasan tambahan turut dipaparkan guna menegaskan batasan analisis sosial yang disampaikannya.
"Tulisan ini bukan bertujuan utk cancel seseorang atau kelompok, tulisan ini hanya analisa pribadi gue atas fenomena kontras ini Siapa pun berhak memiliki kesempatan kedua dan bertobat guys, apa pun itu demi kebaikan kita perlu mengingatkan dan objektif ya" lanjut akun @arfzulfikar.
Pandangan tersebut memantik tanggapan beragam dari para pengguna internet yang membagikan pengalaman serta pendapatnya.
"Pliiiss normalisasi "empowerment women" itu perempuan2 tangguh yg berangkat subuh pulang malam demi menopang perekonomian keluarga. Bukan perempuan menye2 yg tiap bicara selalu english tp gada empati buat sekedar "napak tanah"" tulis akun @na.eylaaa.
"Ini baru Woman Empowerment Kamerad Neneng 🔥" puji akun @aldijavkal.
"Aku salah satu anak mantan pejabat kalimantan di bawah 5 Presiden kak, tp bapakku bersih dr Korupsi 🥹🥹🥹, aku gak pernah pake kartu ku sbg anaknya… aku merantau jauh dr Kalimantan dan memulai bisnisku sendiri… ga pernah pakai fasilitas negara, krn selalu di wanti” ama ortu dulu…. “Kita cuman org biasa yg menjabay 5th saja” jangan bikin malu…Itu yg selalu ku pegang kemana” berhubung bapak sudah pindah alamke alam yg lebih indah ak mau kasi lihat didikan ortuku masih bertahan" ulas akun @yoantaway.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads
View on Threads