Berita, Nasional

Laode M Syarif Sentil Rocky Gerung Yang Dianggap Berubah Sikap Soal Prabowo Terlalu Bela Prabowo Jadi 'Dungu'

Repelita.id

10 September 2026 15:29 WIB

Laode M Syarif Sentil Rocky Gerung Yang Dianggap Berubah Sikap Soal Prabowo Terlalu Bela Prabowo Jadi 'Dungu'
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan pimpinan lembaga antirasuah Laode M Syarif melayangkan kritikan pedas kepada pengamat politik ternama Rocky Gerung terkait polemik keterlibatan militer.

Sentilan tersebut dilontarkan menyusul perdebatan sengit antara Rocky dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari mengenai program prajurit bertani.

ADVERTISEMENT

Tokoh penggiat anti-korupsi itu menduga figur yang dikenal kritis tersebut mengalami pergeseran sikap ketika mengulas kebijakan di era pemerintahan sekarang.

Pandangan menohok tersebut dibagikan melalui akun media sosial pribadinya pada hari Kamis tanggal 10 bulan September tahun 2026.

"Konsisten cerdas itu….ternyata mahal …. akhirnya jadi ‘dungu’ juga MAAF," tulis Laode melalui akun X miliknya.

Perdebatan bermula ketika Rocky memandang keterlibatan prajurit dalam bidang agraris tidak otomatis dikategorikan sebagai bentuk militerisasi negara.

Pengamat tersebut bahkan berkelakar bahwa aktivitas bercocok tanam justru bisa mengalihkan fokus pasukan dari urusan persenjataan militer.

"Kalau kita takut militerisasi, biarkan tentara nanem jagung, supaya dia sibuk cari bibit lupa cari mesiu, lupa memanggul senjata," ujar Rocky dalam perdebatan tersebut.

Pendapat itu dinilai mampu menjauhkan unsur militer dari potensi konflik bersenjata karena kesibukan mengelola sektor pangan.

Sebaliknya, Feri Amsari langsung melontarkan sanggahan keras karena menganggap argumen tersebut mengandung cacat logika berpikir mendasar.

“Tapi itu logica fallacy, karena tugasnya kan menjaga pertahanan,” kata Feri.

Pakar tata negara tersebut memperingatkan adanya risiko gesekan sosial apabila aparat berseragam terjun langsung mengurusi ranah kehidupan masyarakat sipil.

“Orang yang bekerja untuk pertahanan abang dayagunakan jadi petani. Cerita aneh, masa tentara tidak bisa memanggul senjata karena sibuk menanam jagung,” ujar Feri.

Feri bahkan menduga standar berpikir rekannya itu mendadak luntur manakala membahas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara terbuka.

“Menurut saya, abang menyalahi logika utama tentang susunan fondasi bernegara, abang kalau cerita soal Prabowo logikanya tiba-tiba jadi kacau begini,” kata Feri.

Komentar menohok dari Laode hadir di tengah pusaran diskusi panas yang mempertemukan dua pemikir kritis tersebut di ruang publik.

Meskipun tidak merinci bagian spesifik yang dikritisi, unggahan tersebut memperlihatkan kekecewaan terhadap inkonsistensi argumentasi pengamat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung