Berita, Nasional

Mahfud MD Buka Suara Soal Pertemuan Tak Sengaja Dengan Joko Widodo Di Acara Pernikahan Anak Soimah

Repelita.id

14 May 2026 19:23 WIB

Mahfud MD Buka Suara Soal Pertemuan Tak Sengaja Dengan Joko Widodo Di Acara Pernikahan Anak Soimah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan otoritas tertinggi bidang pertahanan keamanan Mahfud MD menceritakan momen langka pertemuannya kembali dengan mantan Presiden Joko Widodo setelah melewati masa kompetisi politik nasional.

Pertemuan yang tidak direncanakan sama sekali oleh kedua tokoh nasional tersebut berlangsung saat keduanya sama-sama menghadiri resepsi sakral pernikahan putra dari seniman tradisional terkemuka Soimah Pancawati.

ADVERTISEMENT

Mantan Menko Polhukam tersebut membeberkan bahwa jalinan komunikasi verbal di antara mereka mengalir sangat cair dan kental dengan atmosfer ingatan masa lalu saat masih bekerja sama dalam kabinet.

“Itu dua hari lalu ya, Sabtu malam. Ada undangan mantenan, mantu Soimah,” ujar Mahfud dikutip fajar.co.id, Rabu 13 Mei 2026.

Ahli hukum tata negara tersebut mengaku pada mulanya membaur dengan barisan tamu undangan reguler lainnya serta menyempatkan diri bersenda gurau dengan sejumlah pekerja seni di area utama gedung.

Namun petugas protokoler kepresidenan kemudian mengarahkan dirinya untuk menempati klaster tempat duduk VIP yang diposisikan bersebelahan dengan sofa yang ditempati oleh mantan kepala negara tersebut.

“Kami bercerita banyak masa-masa di kabinet, istri saya dengan Bu Jokowi (Iriana) sering bepergian, cerita-cerita gitu biasa kan, ringan-ringan saja,” tukasnya.

Mantan hakim konstitusi tersebut menegaskan bahwa agenda bincang santai di sela pesta tersebut sama sekali steril dari pergunjingan isu dinamika politik praktis maupun strategi peta koalisi partai baru.

Ia hanya mengutarakan kenangan emosional mengenai intensitas diskusi ketatanegaraan yang dulu kerap mereka lakukan secara privat di dalam istana negara saat menangani persoalan krusial tanah air.

“Iya tetap ya kayak dululah orangnya gitu rendah hatilah ya,” ucapnya.

Momen jabat tangan ini menjadi perjumpaan perdana bagi mereka setelah keputusan politik besar Mahfud yang memilih menanggalkan jabatan menteri demi maju bertarung dalam kontestasi pilpres lalu.

“Tapi saya melihat saya sendiri tidak merasa apa-apa, biasa menghormati sebagai teman, bekas pimpinan, dan saya lihat dia pun juga tidak tidak menampakkan grogi atau apa gitu sama aja gitu,” terangnya.

Mahfud menekankan bahwa pembicaraan interpersonal tersebut murni menjadi ajang silaturahmi biasa guna menanyakan kondisi kebugaran fisik serta rutinitas harian masing-masing setelah purnatugas.

“Gimana Prof gitu masih seperti dulu manggilnya Prof. Gimana Prof? Sehat kan Prof? Gitu aja ya terus bicara gitu nostalgia tapi sama sekali nggak bicara soal politik atau apa nggak,” kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung