Berita, Nasional

Manuver Keliling Daerah Joko Widodo Dinilai Bikin Pimpinan Parpol Serba Salah di Hadapan Kader Internal

Repelita.id

31 May 2026 23:27 WIB

Manuver Keliling Daerah Joko Widodo Dinilai Bikin Pimpinan Parpol Serba Salah di Hadapan Kader Internal
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Agenda kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke berbagai daerah di Indonesia dinilai menjadi sinyal kembalinya sang mantan presiden dalam peta persaingan politik nasional.

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menyebut manuver Jokowi yang tampil intensif di ruang publik ini memaksa para aktor politik untuk segera menyesuaikan strategi mereka.

ADVERTISEMENT

Memang Jokowi secara tidak langsung bikin musuh sendiri. Kenapa? Karena dengan dia muncul ke permukaan, orang-orang jadi tahu bahwa Jokowi sedang siap bertarung, ungkap Hendri melalui kanal Youtube pribadinya pada Minggu, 31 Mei 2026.

Langkah ini dianggap memberikan dilema bagi sejumlah pimpinan partai politik yang selama ini kerap menjalin komunikasi atau menyambangi kediaman Jokowi.

Partai-partai politik, terutama ketua umum partai politik lain yang biasanya sowan menghadap Jokowi, bisa jadi saat ini harus berpikir dua kali. Karena kalau sampai tetap melakukan kunjungan kepada Jokowi, pasti dipertanyakan oleh kader-kadernya, jelasnya.

Menurut sosok yang akrab disapa Hensa ini, para lawan politik kini mulai memetakan pengaruh Jokowi, terutama terkait kemungkinan adanya agenda memperkuat elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Bagaimana cara membendung Jokowi yang berkeliling-keliling ini? Mungkin sekarang lawan politiknya adalah lawan PSI. Jadi dicatat kekuatan Jokowi itu ada di mana, tuturnya.

Hensa menekankan bahwa popularitas Jokowi yang masih terjaga menjadi modal utama yang membuat figur ini tetap diperhitungkan dalam kontestasi politik.

Jokowi masih populer. Dalam politik, branding yang kuat tentu akan tetap diperhitungkan dan diwaspadai oleh lawan-lawan politiknya, tambahnya.

Kini, perhatian tertuju pada efektivitas pengaruh mantan presiden tersebut dalam mengerek perolehan suara PSI di masa depan.

Pertanyaan terbesarnya, mampu tidak Jokowi membuat PSI tembus Senayan atau minimal hasil suara pemilunya bisa di atas 4 persen?, pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung