Berita, Nasional

Mardigu Wowiek Bongkar Alasan Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa dari Jabatan Menteri Keuangan Sektor Pajak

Repelita.id

21 September 2026 19:07 WIB

Mardigu Wowiek Bongkar Alasan Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa dari Jabatan Menteri Keuangan Sektor Pajak
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dinamika di internal kementerian strategis nasional pasca adanya langkah perombakan mendadak pejabat struktural menuai sorotan tajam.

Melalui unggahan video di kanal YouTube Bossman Mardigu, pengamat ekonomi Mardigu Wowiek membedah alasan mendasar pencopotan tersebut.

ADVERTISEMENT

Narasumber mengungkapkan analisis mendalam seputar pemecatan mendadak yang menyasar posisi Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan.

Langkah pencopotan mendadak oleh Presiden Prabowo tersebut dinilai berkaitan erat dengan upaya pembersihan internal di sektor krusial keuangan negara.

Mardigu mengingatkan kembali momen penting saat Purbaya melontarkan sebuah pernyataan kontroversial di ruang publik.

"zaman dulu sebelum masuk situ pajak dan bea cukai itu tidak boleh diperiksa oleh kejaksaan oleh KPK dan lain sebagainya saya juga enggak tahu jadi seperti tempat yang terlindungi," ujar Purbaya dalam sebuah tayangan terpisah.

Keberanian mantan ketua lembaga penjamin simpanan tersebut dianggap menjadi pemantik utama munculnya reaksi cepat dari jejaring kekuasaan lain.

Mardigu menyebutkan bahwa gejolak struktural memuncak ketika sang menteri secara agresif merombak ratusan posisi jabatan gemuk.

Pihaknya mencatat aksi tegas berupa pergeseran terhadap sekitar 300 pejabat eselon tiga serta pendepakan 50 pejabat eselon dua.

Langkah pembersihan massal tersebut menyasar lini basah di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media perihal keterkaitan perombakan aparatur gemuk itu dengan pemecatan dirinya, sang mantan menteri memberikan pengakuan terbuka.

"ya sebagian iya," ungkap Purbaya secara jujur menanggapi pertanyaan yang dilemparkan oleh para jurnalis lapangan.

Lebih jauh, Mardigu menilai pencopotan kemarin merupakan konfirmasi atas kuatnya pengaruh perlindungan sistemik.

Dirinya berargumen bahwa pelemahan fungsi penegakan hukum korupsi bermuara dari regulasi revisi undang-undang beberapa tahun silam.

Pasca terlempar dari lingkaran utama kekuasaan, Purbaya mengisyaratkan keengganannya untuk kembali mengemban amanat sebagai pejabat publik di pemerintahan.

Teknokrat tersebut dikabarkan lebih memilih untuk menghabiskan masa pensiunnya dengan beraktivitas santai memancing di area belakang kediamannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung