Berita, Nasional

Mardigu Wowiek Bongkar Labirin Pendidikan Luar Negeri Gibran Rakabuming Pasca Putusan Sidang Tertulis Mahkamah Konstitusi

Repelita.id

17 October 2026 20:57 WIB

Mardigu Wowiek Bongkar Labirin Pendidikan Luar Negeri Gibran Rakabuming Pasca Putusan Sidang Tertulis Mahkamah Konstitusi
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Pembongkaran teka-teki akademis terkait legalitas berkas kelulusan tingkat sekolah menengah milik pejabat tinggi negara dilaporkan kian menyita perhatian khalayak luas.

ADVERTISEMENT

Sidang tertulis lembaga peradilan hukum tertinggi secara formal mengonfirmasi ketiadaan bukti dokumen fisik yang setara dengan jenjang pendidikan SMA nasional.

Rangkaian analisis kronologis mengenai kejanggalan labirin kurikulum internasional lintas negara tersebut disiarkan secara resmi oleh kanal YouTube Bossman Mardigu pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026.

"kita bedah sebuah teka-teki akademis yang paling menyita perhatian publik pasca keputusan Mahkamah Konstitusi baru-baru ini sidang MK secara tertulis menyatakan tidak ditemukannya bukti yang meyakinkan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabumi Neraka memiliki ijazah yang setara dengan jenjang SMA di Indonesia" kata pengamat ekonomi mmt Mardigu Wowiek selaku pembicara utama.

Ia memaparkan adanya perbedaan radikal antara struktur linear pendidikan nasional dengan sistem fleksibel kompetitif di Orchard Park Secondary School Singapura tempat sang tokoh menempuh studi pasca-SMP.

Di akhir masa pembelajaran sekolah menengah luar negeri tersebut, para murid diwajibkan mengikuti kualifikasi internasional berupa sertifikasi Cambridge ordinary level atau O level.

"o level itu bukanlah ijazah kelulusan yang diterbitkan secara mandiri oleh pihak sekolah olevel adalah sertifikat hasil ujian resmi berskala internasional yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara ujian eksternal seperti Cambridge" urai Mardigu Wowiek membedah berkas administrasi.

Kendati memegang sertifikat dasar, regulasi formal Singapura menetapkan dokumen tersebut belum memenuhi syarat mutlak pendaftaran universitas tingkat sarjana tanpa adanya kelanjutan studi kualifikasi A level ataupun program diploma institusi setempat.

Guna menyiasati rantai kurikulum yang terputus, barisan birokrasi memilih jalur pintas menuju benua Australia melalui pendaftaran program Diploma of Business Studies di University of Technology Sydney UTS Insearch.

"di bawah sumpah pengadilan tim penilai Kemen Dick Dasmen mengakui bahwa surat keterangan suket penyetaraan ijazah yang diterbitkan di Indonesia murni hanya dilandaskan pada certificate of attendance alias sertifikat bukti absensi kehadiran Gibran selama 6 bulan di UTS" ungkap Mardigu Wowiek membongkar isi kotak Pandora persidangan.

Fakta tersebut mengindikasikan adanya kekosongan struktural pada fase kelas sebelas serta dua belas karena lembaran fisik ijazah kelulusan aslinya tidak pernah ditemukan di dalam berkas.

Terkait perolehan gelar strata satu dari Management Development Institute of Singapore atau MDIS yang bermitra dengan Bradford University Inggris, ia mengingatkan status lembaga tersebut murni berupa Private Education Institute komersial.

"mdis bisa menerima siswa tanpa syarat ijazah SMA konvensional karena orientasi mereka adalah bisnis komersial yang penting modal dana Anda masuk Anda selesai kelas bulanan yang singkat Anda dapat ijazah berlogo kampus dari Inggris" pungkas Mardigu Wowiek menyayangkan pembiaran kejanggalan dokumen sebagai alat sandera politik elit parlemen.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung