Berita, Nasional

Marwan Batubara Ungkap Skenario Dana Ratusan Triliun Jokowi demi Amankan Parlemen 2029

Repelita.id

16 October 2026 17:32 WIB

Marwan Batubara Ungkap Skenario Dana Ratusan Triliun Jokowi demi Amankan Parlemen 2029
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Tuduhan serius mengenai skenario pengumpulan dana politik dalam jumlah fantastis oleh mantan kepala negara demi mengamankan kepentingan pemilu di masa depan memicu sorotan tajam. Langkah politik tersebut disinyalir sengaja dipersiapkan agar jejaring gerbong partai pendukungnya dapat melenggang mulus menembus kursi parlemen nasional.

ADVERTISEMENT

Skenario besar itu diungkapkan secara blak-blakan oleh pengamat politik Marwan Batubara pada hari Jumat, 16 Oktober 2026. Melalui diskusi mendalam yang disiarkan oleh kanal YouTube Refly Harun, ia membongkar adanya indikasi perburuan rente dari berbagai mega proyek infrastruktur.

"siapa ini Jokowi gitu katanya sekarang ini sedang menyiapkan uang ratusan triliun supaya nanti bisa partainya masuk ke parlemen misalnya nah ini uang dari mana ini ini kan memang diduga koruptor" cetus Marwan Batubara saat memaparkan analisisnya. Dirinya menilai corak kepemimpinan masa lalu sarat akan motif komersial terselubung di balik kedok pembangunan fisik.

"Jokowi menilai bahwa Jokowi ini kan membuat banyak proyek ee tujuannya bukan untuk ee apa proyek itu sendiri tapi juga untuk mencari rente di situ dari saat pembangunan iya" tegasnya dalam dialog tersebut. Ia juga membeberkan kronologi ambisi politik yang berujung pada tindakan melanggar konstitusi negara demi melanggengkan kekuasaan dinasti Solo.

"dan karena itu juga punya agenda untuk Jokowi tiga periode tapi karena banyak perlawanan masyarakat maka di dihalalkanlah segala cara untuk nanti tiga periodenya itu dilanjutkan lewat anaknya dengan Gibran tadi menerabas aturan soal batas umur dan syarat SLTA minimal itu kan ee sangat nyata kejahatan Jokowi di situ" ujarnya menjabarkan. Atas dasar daya rusak yang begitu masif, ia mendesak komitmen nyata dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembersihan kabinet secara total dari sisa-sisa pengaruh rezim lama.

"mungkin mulai Oktober ini kita harapkan tadi yang saya sebut seminggu du minggu ke depan itu ee ada resel lain ya untuk misalnya menghilangkan orang-orang yang sangat ee dominan ee sangat dekat dengan ee Jokowi" ucapnya penuh harap. Menurut pandangannya, ketegasan memproses dugaan tindak pidana korupsi tersebut menjadi pertaruhan kredibilitas kepemimpinan nasional yang baru di mata rakyat.

"tapi kalau ini dibiarkan tidak jadi resavel lalu Jokowinya juga dia tidak proses ee apa dugaan korupsinya ya memang kita akhirnya ee bisa menyatakan wah ini presiden omon-omon saja ini" katanya melanjutkan pembicaraan. Kendati demikian, dirinya mengaku tetap menaruh secercah harapan agar pemikiran kritis para aktivis dapat diakomodasi demi membawa arah perbaikan yang signifikan.

"artinya apa yang menjadi pemikiran baik dari Ry ini bisa diambil oleh Prabowo untuk dijalankan dan itu saya kira saya lebih percaya itu dibanding bahwa ini yang namanya Rocky sekedar oportunis dapat jabatan" pungkasnya mengakhiri argumen. Langkah konkret penegakan hukum dan penyitaan aset koruptor kini dinilai mendesak demi memulihkan ruang fiskal anggaran negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung