Repelita [Jakarta] - Media sosial diramaikan dengan perdebatan mengenai dampak kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat di pedesaan.
Topik ini muncul dalam sebuah diskusi di platform daring yang memperlihatkan perbedaan pandangan tajam antar pengguna terkait efektivitas kebijakan tersebut bagi para petani.
ADVERTISEMENT
Akun indahahaha0 dalam unggahannya yang diposting 4 jam lalu menyatakan: Tapi semenjak ada MBG petani2 di kampung sayur2 nya pada laku 😊.
Pernyataan tersebut segera ditanggapi oleh pengguna lain yang mempertanyakan logika di balik klaim peningkatan ekonomi petani akibat program MBG.
Akun nuahmadd memberikan respons kritis atas pernyataan tersebut dengan menulis: lah emang sebelum ada mbg, orang orang makan kertas?.
Perdebatan ini menjadi sorotan karena menyoroti sentimen publik yang masih terbelah terhadap keberlanjutan dan urgensi pelaksanaan program MBG di lapangan.
Respons yang beragam menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi yang kontras mengenai kontribusi nyata program ini terhadap sektor pertanian lokal (*).
Editor: 91224 R-ID Elok