Berita, Internasional

Mencekam! White House Correspondents' Dinner Berdarah, Trump Dievakuasi, Tamu Merangkak, Janda Korban Tembak Menangis

Repelita.id

27 April 2026 22:48 WIB

Mencekam! White House Correspondents' Dinner Berdarah, Trump Dievakuasi, Tamu Merangkak, Janda Korban Tembak Menangis
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Jamuan makan malam elite White House Correspondents' Dinner (WHCD) yang seharusnya penuh dengan kemegahan dan kegembiraan berubah menjadi medan horor dalam hitungan detik pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat .

Rentetan tembakan pecah di Hotel Washington Hilton saat acara sedang berlangsung, memaksa Presiden Donald Trump dievakuasi secara dramatis dan meninggalkan trauma mendalam bagi seluruh tamu undangan yang hadir .

ADVERTISEMENT

Pada pukul 20.35 waktu setempat, saat suasana ballroom sedang hangat, suara dentuman keras memicu kekacauan masif di antara para peserta yang sebagian besar mengenakan pakaian formal .

Mentalis Oz Pearlman yang saat itu sedang menghibur Donald dan Melania Trump menggambarkan situasi tersebut sebagai momen yang sangat sureal dan tidak pernah ia bayangkan sebelumnya .

"Secret Service membawa Presiden ke samping… mereka menjatuhkannya dengan sangat keras untuk melindungi tubuhnya. Saya berpikir, 'Apakah kita akan mati?'" kenang Pearlman dengan suara masih bergetar .

Di tengah kepulan asap dan kepanikan yang melanda, para tamu yang terdiri dari jurnalis dan pejabat tinggi terpaksa melakukan army crawl atau merangkak di bawah meja dan di belakang tirai untuk mencari perlindungan .

Pada pukul 21.36 waktu setempat, Trump akhirnya berhasil meninggalkan hotel di bawah pengawalan ketat tim SWAT, sementara para tamu dievakuasi perlahan dari gedung yang telah dikepung otoritas keamanan .

Salah satu momen paling menyentuh yang tertangkap kamera adalah evakuasi pengusaha Erika Kirk yang merupakan janda dari aktivis politik Charlie Kirk yang tewas ditembak pada September 2025 .

Kirk terlihat menangis terisak saat dikawal keluar dari hotel dengan penjagaan ketat oleh petugas keamanan yang berusaha menenangkannya .

"Saya hanya ingin pulang," lirih Kirk di tengah pengawalan ketat, menggambarkan betapa dalamnya luka psikis yang kembali terbuka akibat insiden ini .

Tersangka penembakan diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), seorang warga Torrance, California yang merupakan lulusan teknik mesin dari kampus elit Caltech .

Allen dikenal oleh rekan-rekannya sebagai sosok yang tenang, religius, dan damai, namun kontradiksi muncul saat Presiden Trump menyebut Allen meninggalkan sebuah manifesto yang mengindikasikan pandangan anti-Kristen yang kuat .

Mantan agen FBI Daniel Brunner menyebut aksi Allen sebagai lone wolf yang sangat terencana dan bukan tindakan spontanitas semata .

Allen diketahui menginap di hotel tersebut, menyembunyikan senjata di dalam koper, dan berhasil melewati protokol hotel sebelum akhirnya diringkus di pos pemeriksaan perimeter luar menuju ballroom .

Saat ini FBI tengah melakukan penggeledahan intensif di kediaman Allen di California untuk mengungkap motif di balik aksi nekatnya .

Allen dijadwalkan akan dihadapkan ke pengadilan federal pada Senin ini untuk mempertanggungjawabkan aksinya yang nyaris merenggut nyawa orang nomor satu di Amerika Serikat .

Berikut kronologi lengkap insiden penembakan yang mengguncang Amerika Serikat pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat .

Pada pukul 20.35 ET, tembakan terdengar di Washington Hilton dan para tamu berlindung di berbagai sudut ruangan sementara agen Secret Service bergegas menghampiri Presiden Trump .

Pada pukul 21.17 ET, Trump menulis di platform Truth Social bahwa terduga pelaku penembakan telah berhasil ditangkap oleh aparat keamanan .

Pada pukul 21.36 ET, Trump mengatakan bahwa ia meninggalkan Washington Hilton atas permintaan penegak hukum dan sekitar waktu yang sama para tamu makan malam mulai dikawal keluar dari ballroom .

Pada pukul 22.29 ET, Presiden AS membagikan rekaman yang tampaknya menunjukkan awal penembakan dan segera setelah itu diikuti dengan foto tersangka yang tergeletak di lantai .

Pada pukul 22.30 ET, Trump mengadakan konferensi pers dari Gedung Putih bersama kepala FBI Kash Patel dan Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanche .

Pada pukul 22.50 ET, media AS menyebutkan tersangka sebagai Cole Tomas Allen yang berusia 31 tahun berdasarkan informasi dari beberapa sumber terpercaya .

Pada pukul 23.15 ET, Jaksa AS untuk Distrik Columbia Jeanine Pirro mengatakan pihak berwenang berencana untuk secara resmi mendakwa tersangka di pengadilan federal pada hari Senin mendatang .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung