Berita, Nasional

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Instruksikan Prajurit Batalyon Teritorial Jadi Imam Masjid dan Pengkhotbah Demi Penguatan Sosial

Repelita.id

02 June 2026 14:37 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Instruksikan Prajurit Batalyon Teritorial Jadi Imam Masjid dan Pengkhotbah Demi Penguatan Sosial
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kebijakan baru yang strategis diwacanakan oleh pimpinan kementerian pertahanan bagi jajaran prajurit militer tanah air.

Aturan ini diarahkan khusus bagi satuan personel yang mengemban tugas pada unit kewilayahan di tiap daerah tingkat dua.

ADVERTISEMENT

Dalam penjelasannya, pimpinan instansi tersebut mengarahkan agar para tentara dapat mengambil peran spiritual di tengah pemukiman warga setempat.

Komposisi kekuatan satu unit armada disebut mencapai seribu seratus sembilan puluh personel dengan keberagaman latar belakang batiniah yang luas.

"Kemudian penguatan terhadap lingkungan sosial. Di kabupaten, di kampung-kampung, ada masjid, ada gereja, sedikit sekali pura.

Tapi prajurit kita yang satu batalyon itu 1.190 orang, terdiri dari mereka yang berasal dari pesantren, dan ada yang mengerti bagaimana menjadi rohaniawan nonmuslim," ujar Sjafrie dalam ruang rapat Komisi I DPR, Senayan, beberapa waktu lalu.

Para abdi negara yang ditempatkan di daerah pelosok diharapkan mampu melebur serta beribadah bersama komunitas keagamaan setempat.

Untuk tempat ibadah umat muslim, personel yang mumpuni didorong untuk mengemban amanah sebagai pemimpin salat berjamaah serta pengkhotbah jumat.

Langkah interaksi kultural ini dinilai efektif sebagai instrumen pengokoh ketahanan sosiologis di wilayah penugasan komando teritorial.

"Itu masuk ke gereja bersama-sama dengan masyarakat. Bersama-sama dengan masyarakat ada di masjid. Dia bisa jadi khatib, dia bisa jadi imam di masjid," ungkapnya.

"Inilah yang membuat penguatan terhadap lingkungan sosial. Jadi, masyarakat merasa agak hangat dengan keberadaan batalyon teritorial ini," jelasnya.

Selain sektor keagamaan, tentara yang memiliki kapasitas intelektual lebih tinggi bakal dikerahkan membantu sektor pendidikan anak usia sekolah. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung