Berita, Internasional

Mojtaba Khamenei tunjuk dua jenderal pimpin angkatan bersenjata Iran dan IRGC

Repelita.id

11 August 2026 13:34 WIB

Mojtaba Khamenei tunjuk dua jenderal pimpin angkatan bersenjata Iran dan IRGC
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pimpinan Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, resmi mengambil langkah besar dengan menempatkan dua jenderal baru di jajaran militer strategis.

Kebijakan tersebut mencakup penunjukkan pemimpin tertinggi untuk tubuh Angkatan Bersenjata Iran dan Korps Garda Revolusi Islam.

ADVERTISEMENT

Langkah ini menandai rotasi perwira tinggi militer perdana yang dilakukan Mojtaba usai menggantikan kepemimpinan almarhum sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei.

Ayatollah Ali Khamenei sebelumnya gugur dalam insiden serangan militer Amerika Serikat serta Israel pada pengujung Februari 2026.

Portal resmi kepemimpinan Iran mengonfirmasi bahwa Mayor Jenderal Ali Abdollahi dipercaya mengemban amanah sebagai kepala staf angkatan bersenjata.

Selain itu, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mendapatkan promosi pangkat menjadi mayor jenderal sekaligus didapuk sebagai Panglima Tertinggi IRGC.

"Mayor Jenderal Ali Abdollahi telah ditunjuk sebagai kepala staf angkatan bersenjata. Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi juga telah ditunjuk sebagai Panglima Tertinggi Korps Pengawal Revolusi Islam dengan pangkat mayor jenderal," tulis laman resmi Khamenei pada Senin, 11 Agustus 2026.

Sebelum menguasai posisi baru ini, Abdollahi dikenal sebagai pimpinan Khatam al-Anbiya yang merupakan komando pusat antar-cabang Iran.

Ia memegang kendali penuh dalam sinkronisasi berbagai operasi militer negara tersebut.

Di tengah memanasnya konflik bersenjata melawan Amerika Serikat, Abdollahi sempat melontarkan peringatan keras kepada negara-negara tetangga.

Ia menegaskan bahwa wilayah tetangga yang menjadi perisai pertahanan Washington bakal terseret ke dalam kobaran perang.

Perombakan struktur juga terjadi pada jajaran keamanan nasional setelah Mohsen Rezaei ditunjuk sebagai ketua badan tersebut.

Rezaei menggantikan pejabat sebelumnya, Mohammad Bagher Zolghadr, yang memutuskan mundur dari jabatannya.

"Mengingat pengunduran diri Mohammad Bagher Zolghadr dari posisinya sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan penunjukannya ke fungsi baru, Presiden Masoud Pezeshkian telah menunjuk Mohsen Rezaei sebagai kepala badan ini," ucap Juru Bicara Kepresidenan, Mehdi Tabatabaei, melalui akun X miliknya pada Ahad, 9 Agustus 2026.

Tokoh senior berusia 71 tahun tersebut memiliki rekam jejak panjang memimpin IRGC sejak tahun 1981 hingga 1997 silam.

Pengalaman militer tersebut meliputi seluruh rentetan sejarah Perang Iran-Irak masa lalu.

Selepas berkiprah di militer, Rezaei sempat mengemban sejumlah portofolio politik penting sebelum akhirnya bertugas sebagai penasihat militer pemimpin tertinggi.

Beberapa waktu lalu, Rezaei sempat menegaskan bahwa penguasaan atas Selat Hormuz memegang peranan krusial dalam pertikaian melawan AS.

Ia menilai bahwa dominasi atas jalur perairan tersebut jauh lebih bernilai dibanding kepemilikan puluhan bom atom.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung