Berita, Nasional

Nanik S Deyang, eks kepala BGN di-spill OC Kaligis dan Lodewyk Pusung punya banyak dapur MBG

Repelita.id

23 August 2026 19:06 WIB

Nanik S Deyang, eks kepala BGN di-spill OC Kaligis dan Lodewyk Pusung punya banyak dapur MBG
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis di lingkungan Badan Gizi Nasional berujung pada penetapan mantan Pejabat Tinggi BGN Lodewyk Pusung sebagai tersangka.

Persidangan gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Wakil Kepala BGN tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Lodewyk Pusung mengungkapkan bahwa mantan Kepala BGN Nanik S Deyang turut mengelola sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur program MBG.

Lodewyk Pusung menyatakan "Namun sebelum itu, karena saya mau jelaskan ini, Ibu Nanik itu juga punya dapur. Dia setiap saat telepon saya waktu itu dan dia gunakan itu namanya Pak Presiden 'Ini punya Pak Presiden, ini begini, ini punya Pak Presiden,'".

Pihaknya sengaja membeberkan fakta mengenai keterlibatan Nanik S Deyang agar penanganan kasus dugaan korupsi anggaran MBG menjadi jelas di hadapan publik.

Lodewyk Pusung menambahkan "Ya, saya harus bicara apa adanya di sini sehingga jelas ini, ya. Biar jelas semuanya ini,".

Kuasa hukum Lodewyk Pusung, OC Kaligis, turut mengonfirmasi kepemilikan sejumlah unit SPPG oleh mantan Kepala BGN tersebut seusai menjalani persidangan.

OC Kaligis menegaskan "Banyak (Nanik punya dapur MBG)".

Sebelumnya, Nanik S Deyang mengumumkan keputusan pengunduran dirinya dari posisi Kepala BGN melalui akun media sosial Facebook pribadi Naniek Sudaryati Deyang pada Rabu, 22 Juli 2026.

Pengunduran diri tersebut disampaikan usai menjabat selama satu setengah bulan menggantikan Dadan Hindayana yang diberhentikan akibat terjerat skandal korupsi MBG.

Kejaksaan Agung RI kini telah menetapkan tujuh orang tersangka atas kasus dugaan penyelewengan anggaran tata kelola program MBG BGN. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung