Repelita [Jakarta] - Pengunduran diri secara resmi telah disampaikan oleh pimpinan instansi pemerintah yang mengurusi pemenuhan nutrisi negara kepada kepala negara.
Petinggi lembaga tersebut memilih meletakkan jabatannya lantaran harus fokus menjalani proses medis pemulihan kesehatan organ vital.
ADVERTISEMENT
Kabar mundurnya pejabat tinggi itu dikonfirmasi langsung melalui unggahan akun Instagram pribadi Dirgayuza Setiawan bertanggal Rabu, 22 Juli 2026.
Asisten khusus bidang komunikasi tersebut menceritakan rekam jejak panjang bersama sosok yang bersangkutan sejak masa kontestasi politik lampau.
Ia menilai figur yang bersangkutan senantiasa menunjukkan empati mendalam terhadap berbagai persoalan hidup golongan masyarakat bawah.
Lebih dari satu dekade saya melihat satu hal yang tidak pernah berubah darinya: ia tidak bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan.
Selain masalah kepedulian sosial, rekam jejak pejabat tersebut juga diwarnai aksi penyelamatan warga negara migran yang terjerat hukuman mati di luar negeri.
Peran pentingnya terbukti nyata ketika dirinya melaporkan kasus tenaga kerja wanita asal Nusa Tenggara Timur kepada pemimpin tertinggi negara.
Berkat laporan tersebut, proses advokasi hukum berhasil digerakkan secara maksimal hingga akhirnya vonis pancung di negeri jiran dapat dibatalkan.
Tidak hanya itu, sejumlah gagasan kreatif demi kesejahteraan kaum marjinal turut dicetuskan selama masa pengabdiannya bagi publik.
Bu Nanik pula yang mengusulkan program becak listrik untuk para pengayuh becak lanjut usia.
Seluruh rangkaian kontribusi nyata tersebut kini harus terhenti sementara waktu demi memprioritaskan pemulihan kondisi medis jantungnya.(*).
Editor: 91224 R-ID Elok