Repelita [Jakarta] - Pengacara sekaligus pegiat media sosial Nazlira Alhabsy kembali melontarkan kritik keras terkait polemik keabsahan dokumen akademis milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Ia menyoal skenario yang mungkin terjadi apabila seluruh institusi negara telah memiliki kesimpulan yang sama namun memilih untuk berdiam diri.
ADVERTISEMENT
Nazlira menegaskan bahwa isu ini merupakan perkara krusial yang memerlukan jawaban tegas dan transparan dari para pemangku kebijakan.
"Saya rasa ini pertanyaan serius yang harus dijawab oleh seluruh stakeholder negara, dan saya berharap ada yang dapat menjawabnya," ujar Nazlira pada Kamis (30/7/2026).
Ia mempertanyakan kepastian hukum serta posisi masyarakat jika seluruh lembaga berwenang sepakat atas dugaan tersebut tetapi enggan memprosesnya secara hukum.
"Jika pada akhirnya nanti, semua unsur penegak hukum, pelaku politik, lembaga peradilan, lembaga pemerintahan sepakat, bahwa Ijazah Jokowi palsu," Nazlira menuturkan.
Ia mengkhawatirkan adanya konsensus terselubung yang sengaja membiarkan persoalan tersebut menggantung tanpa penyelesaian formal.
"Namun tidak ada langkah dan tindakan apapun yang diambil sebagai konsensus pertanggung jawaban Jokowi, alias distatus quo-kan, rakyat mau berbuat apa?," tandasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok